17 Agustus 2024
Kolaborasi PkM Program Studi Pendidikan IPA Universitas Pendidikan Indonesia dan Dindikbud Belitung
Universitas Pendidikan Indonesia Adakan Pengabdian Kepada Masyarakat di Belitung untuk Tingkatkan Kompetensi Guru IPA
Penulis: Dede Suhendar | Editor: Teddy Malaka
POSBELITUNG.CO, BELITUNG – Program Studi Pendidikan IPA dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) di Kabupaten Belitung pada Sabtu, 10 Agustus 2024. Kegiatan ini merupakan kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung.
Kegiatan ini melibatkan berbagai jenjang pendidikan dari UPI, termasuk Sarjana, Magister, dan Doktoral, serta berfokus pada peningkatan kompetensi guru-guru IPA di Belitung. Ketua Program Studi Pendidikan IPA UPI, Prof. Dr. Ida Kaniawati, M.Si., mengungkapkan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengembangkan pembelajaran inovatif dalam implementasi Kurikulum Merdeka.
"Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat diujicoba di sekolah masing-masing dan menjadi publikasi ilmiah kolaboratif antara guru dan dosen," ujarnya dalam siaran rilis pada Sabtu, 17 Agustus 2024.
Selain pelaksanaan PkM, acara ini juga menandai penandatanganan perjanjian kerja sama antara Program Studi Pendidikan IPA UPI dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung.
Fokus kerja sama ini mencakup pengembangan media pembelajaran IPA, pengembangan asesmen pembelajaran, serta penyusunan modul ajar yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka.
Kegiatan PkM ini dilaksanakan dalam bentuk luring dan daring selama 32 jam pelajaran (JP), yang terdiri dari lima rangkaian utama. Sesi utama adalah pemaparan materi oleh Prof. Dr. phil. Ari Widodo, M.Ed., tentang Pengembangan Pembelajaran IPA Inovatif dalam Implementasi Kurikulum Merdeka.
Selanjutnya, ada tiga sesi paralel yang mengupas pengembangan modul ajar, media pembelajaran, dan asesmen pembelajaran IPA, masing-masing dipandu oleh para ahli di bidangnya.
Sesi terakhir adalah Praktikum Ekologi yang diadakan di eco wisata mangrove Gusong Bugis, Kabupaten Belitung.
Dalam sesi ini, para guru IPA dilatih untuk mengimplementasikan praktikum berbasis inkuiri untuk menyelidiki faktor abiotik dan biotik, menggunakan kombinasi alat dan aplikasi untuk mendeteksi nama ilmiah tumbuhan dan hewan di area mangrove.
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung, Waliyem, memberikan apresiasi atas kegiatan ini.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi guru tetapi juga berkontribusi pada pemenuhan kegiatan di Program Merdeka Belajar.
Dengan rangkaian kegiatan yang komprehensif, diharapkan hasil PkM ini dapat membawa dampak positif bagi pengembangan pendidikan IPA di Kabupaten Belitung dan mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara efektif.(*)
| Pemdes Bantan Ajak Linmas Ikut Pawai Pembangunan Belitung 2024, Siap Bantu Amankan Jalannya Pilkada |
|
|---|
| Pedagang Dadakan Ketiban Berkah saat Pawai Pembangunan Belitung 2024, hingga Ada yang Kehabisan Stok |
|
|---|
| Peserta Pawai Pembangunan Belitung 2024 Tampilkan Berbagai Keunikan, Pemenang Akan Segera Diumumkan |
|
|---|
| Semarak Pawai Pembangunan Belitung 2024, Pj Bupati Mikron Antariksa: Indonesia Ada di Belitung |
|
|---|
| Kreasi SDN 10 Gantung Belitung Timur, 2.940 Botol Bekas Dirangkai Jadi Minatur Istana Garuda IKN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/Rombongan-Program-Studi-Pendidikan-IPA-Universitas-Pendidikan-Indonesia.jpg)