Pos Belitung Hari Ini

Pj Bupati Belitung Mikron Antariksa Sepakat Geopark Reborn

Di kesempatan itu, Mikron mengajak semua pihak untuk bersatu dalam menghadapi tantangan pengembangan Geopark Belitong yang saat ini belum optimal.

Editor: Novita
Dokumentasi Posbelitung.co
Pos Belitung Hari Ini edisi Kamis, 31 Oktober 2024 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Masalah pelik dihadapi untuk mempertahankan status Geopark Belitung.  Namun para pengelola geosite bersepakat, untuk melahirkan kembali Geopark.

Demikian hasil pertemuan yang digelar di kediaman dinas Pj Bupati Belitung, Mikron Antariksa.

Di kesempatan itu, Mikron mengajak semua pihak untuk bersatu dalam menghadapi tantangan pengembangan Geopark Belitong yang saat ini belum optimal.

Usai pertemuan dengan pengelola geosite, Mikron menggarisbawahi pentingnya langkah-langkah konkret untuk menjawab rekomendasi yang dikeluarkan oleh sidang konsil UNESCO.

Sebelumnya, tak hanya pengelola geosite, Mikron juga telah bertemu dengan Forkopimda, pelaku wisata, BUMN, dan pihak terkait untuk membahas terkait geopark.

Geopark Belitong baru saja menerima ‘kartu kuning' dari konsil asesor, yang menunjukkan perlunya perbaikan signifikan dalam beberapa aspek.

Mikron menyoroti berbagai masalah yang dihadapi, seperti kurangnya promosi, infrastruktur yang belum memadai, dan pengelolaan geosite yang belum berjalan maksimal.

Untuk merespons tantangan ini, ia menggagas gerakan ‘Geopark Reborn', bertujuan untuk mengembalikan semangat awal para pengelola geosite, serta berbagai pihak terkait.

"Kami membuat gerakan Geopark Reborn, kembali ke semangat awal, bagaimana kita diawal bersemangat menjadikan Belitung dan Belitung Timur menjadi UNESCO Global Geopark. Semangatnya luar biasa dan ini kita kembalikan semangatnya," ujarnya, Rabu (30/10/2024).

Dalam upaya menjaga kekayaan alam Geopark, Mikron mengajak masyarakat untuk berperan aktif. 

Salah satunya adalah mengumpulkan batu satam yang berasal dari masyarakat agar tidak diperjualbelikan. 

Di Geopark Information Center, mereka mulai menerima batu-batu tersebut untuk dikelola lebih baik.

"Kami juga sedang mengupayakan regulasi terkait batu satam melalui inisiatif DPRD Belitung," imbuhnya.

Mikron menambahkan, pengelolaan tukik juga menjadi perhatian serius. Kolaborasi dengan Forkopimda, dalam hal ini Danlanud HAS Hanandjoeddin untuk mengawasi penangkaran tukik telah dimulai, dan BUMN akan terlibat dalam pembinaan bagi tempat penangkaran.

Saat ini, SOP untuk pengelolaan tukik sedang dirumuskan, yang nantinya akan disosialisasikan kepada pelaku pariwisata seperti travel dan hotel.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved