Berita Bangka Belitung

Uang Tunai Simpanan Syaiful Bersama Istri Habis Hangus Terbakar, Dua Hari Sempat Tidak Bisa Tidur

Syaiful mengungkapkan bahwa sebelum kebakaran terjadi, ia merasakan ada yang aneh dengan tubuhnya.

Tayang:
Penulis: Adi Saputra | Editor: Teddy Malaka
Bangkapos.com/Adi Saputra
Kondisi warung di simpang Taman Dealova Kota Pangkalpinang, alami rusak parah akibat dihajar sih jago merah. 

POSBELITUNG.CO, PANGKALPINANG - Raut wajah tegar dan penuh kesabaran terpancar dari Syaiful Rahman (46), pria asal Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung. Di tengah musibah yang menimpa dirinya, ia hanya bisa bersabar dan berdoa. Sabtu dini hari (25/1/2025), warung yang selama ini menjadi tempat mencari nafkah dan tempat tinggalnya, hangus terbakar dilalap api. Tak hanya barang-barang yang rusak, namun juga uang tunai yang menjadi simpanan bersama sang istri, Dewi Susanti (40), turut terbakar tanpa sisa.

"Saya sama istri sempat cari habis Salat Subuh tadi, ada uang simpanan sedikit, cukup buat kami, nggak banyak. Kami simpan dekat kulkas, tapi setelah dicek, sudah nggak ada lagi," kata Syaiful, masih terlihat terkejut dengan kejadian yang menimpa mereka.

Saat duduk di kursi sembari menyesap kopi hitam pemberian tetangga, ia bersama keluarganya bersyukur bisa selamat dari kebakaran yang menghanguskan warung dan barang-barang mereka. Meskipun kehilangan, mereka merasa bersyukur karena selamat dari kobaran api yang begitu cepat melahap segalanya.

Syaiful mengungkapkan bahwa sebelum kebakaran terjadi, ia merasakan ada yang aneh dengan tubuhnya.

"Dua hari ini saya nggak bisa tidur. Tadi malam saja saya buang air kecil tujuh kali, yang biasanya cuma satu atau dua kali. Terakhir itu sekitar pukul 24.00 WIB," jelasnya. Sebuah kejadian yang tak biasa, yang kini ia yakini mungkin merupakan firasat dari musibah yang datang.

Syaiful mengaku tak mengetahui pasti penyebab kebakaran tersebut. "Tidak tahu sama sekali api dari mana, tapi ada yang bilang api dari luar warung dan terus meluas ke dalam," terangnya.

Kejadian tersebut terjadi setelah mereka menutup warung sekitar pukul 23.00 WIB dan tidak menyadari adanya bahaya yang datang.

Kebakaran itu sendiri melanda tiga warung di sekitar Simpang Taman Dealova, Kota Pangkalpinang, sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Bangunan semi permanen yang berada di lokasi tersebut mengalami kerusakan parah, termasuk dua kendaraan roda yang hangus terbakar.

Syaiful dan keluarganya tidak berada di luar warung ketika kebakaran terjadi, namun menurut informasi dari warga sekitar, api muncul dari luar warung dan dengan cepat merambat masuk hingga menghanguskan semuanya.

Seorang warga setempat, Fahmi, mengungkapkan bahwa api awalnya kecil, namun dengan cepat membesar dan menghantam warung yang berada di lokasi tersebut.

"Dari luar apinya, awalnya kecil, terus membesar dan menghantam warung hingga hangus," kata Fahmi.

Pagi itu, sekitar pukul 09.05 WIB, Syaiful terlihat berdiri di depan warungnya yang telah hancur.

Matanya menatap kosong ke arah sisa-sisa yang ditinggalkan oleh kebakaran.

Dengan tangan yang terlipat, ia tampak merenung, meratapi kerusakan parah yang menimpa tempat yang telah menjadi bagian dari hidupnya.

Meskipun kehilangan besar, Syaiful dan Dewi tetap bersyukur bisa selamat, meski hati mereka dipenuhi rasa kehilangan yang mendalam.

Musibah ini menjadi pengingat bagi mereka dan warga sekitar akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi segala kemungkinan yang tak terduga. (Adi Saputra)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved