Parah, Harga Eceran Gas Elpiji 3 Kg di Pangkapinang Tembus Rp40 Ribu Per Tabung

Hal ini memaksanya membeli gas di toko kelontong dengan harga jauh lebih mahal.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Alza
Istimewa/Dok. Pertamina
Pendistribusian dan penyaluran gas elpiji 3 Kg ke pangkalan resmi. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Harga gas elpiji di Kota Pangkalpinang, melonjak drastis di tingkat pedagang eceran.

Gas yang seharusnya dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp18 ribu per tabung, di sejumlah toko kelontong justru dijual dengan harga fantastis, mencapai Rp35 ribu hingga Rp40 ribu per tabung.

Ulul (35), warga Airitam, Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengungkapkan, sering kali kesulitan mendapatkan gas melon di pangkalan resmi karena kuota yang cepat habis. 

Hal ini memaksanya membeli gas di toko kelontong dengan harga jauh lebih mahal.

"Di pangkalan itu sering habis, kami tidak kebagian.

Kalau mau antre, waktunya tidak menentu, kadang saya kerja, jadi tidak sempat. 

Terpaksa beli di toko kelontong meski mahal, karena stoknya selalu ada," ujar Ulul kepada posbelitung.co, Senin (27/1/2025).

Menurutnya, sejumlah pedagang di Pasar Airitam juga menjual gas melon dengan harga tinggi.

Kondisi ini membuat masyarakat kecil seperti dirinya merasa terbebani.

"Kalau ditanya berat ya sudah pasti berat, tapi mau gimana lagi.

Daripada tidak ada gas di rumah, tidak bisa masak kita," tambahnya.

Dia berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat melakukan pengawasan lebih ketat terhadap distribusi gas melon.

Selain itu, perlu adanya sanksi tegas bagi pangkalan yang melanggar aturan dan menjual gas ke pengecer atau toko kelontong.

"Kami hanya ingin gas elpiji ini mudah didapat dan harganya sesuai HET, supaya masyarakat kecil tidak terbebani," harap Ulul.

Menanggapi hal tersebut, Roni selaku Kepala Operasional PT Usaha Mulia Karya Mandiri, agen LPG 3 kg bersubsidi, menegaskan penyaluran gas elpiji subsidi 3 kg dari agen ke pangkalan semakin diperketat.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved