Berita Belitung Timur

Cegah Perkelahian Remaja di Belitung Timur Terulang, 14 Remaja Teken Surat Pernyataan

Polres Belitung Timur melakukan pembinaan terhadap para remaja yang terlihat dalam perkelahian

Tayang:
Editor: Kamri
Posbelitung.co/bryan
DIPANGGIL POLRES BELTIM - Polres Belitung Timur memanggil 14 remaja yang terlibat dalam perkelahian di Taman Kota Manggar , Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung beberapa waktu lalu, Rabu (29/1/2025). Para remaja mendapat pembinaan untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut. 

POSBELITUNG.CO – Polres Belitung Timur melakukan pembinaan terhadap para remaja yang terlibat dalam perkelahian di kawasan Taman Kota Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Seperti diketahui sebelumnya, sempat beredar video yang memperlihatkan sekelompok remaja terlibat perkelahian di area Taman Kota Manggar beberapa waktu lalu.

Video tersebut pun kemudian viral di media sosial.

Kejadian perkelahian remaja itu diduga terjadi pada Minggu (26/1/2025) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Menyikapi agar kejadian tersebut tak terulang lagi, Polres Belitung Timur pun berupaya melakukan pembinaan terhadap para remaja yang terlibat.

Sebanyak 14 remaja yang terlibat dalam peristiwa itu pun dipanggil pada Rabu (29/1/2025).

Baca juga: Video Perkelahian Remaja di Taman Kota Manggar Beredar, Polisi Tingkatkan Patroli di Tempat Wisata

Mereka mendapat pembinaan agar tidak mengulangi perbuatan tersebut.

Para remaja itu pun ikut menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatan tersebut.

"Mereka kami lakukan pembinaan dan diberikan pemahaman tentang dampak negatif dari tindakan kekerasan.

Selain itu, mereka juga menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya," tegas Kapolres Belitung Timur, AKBP Indra Very Dalimunthe, Rabu (29/1/2025).

Menikapi para remaja yang masih berstatus pelajar, jelas kapolres, pihaknya akan memanggil guru dan pihak sekolah untuk turut serta dalam proses pembinaan terhadap para remaja tersebut. 

Hal ini dilakukan agar para remaja tersebut mendapatkan pengawasan dan bimbingan yang lebih baik, baik dari keluarga maupun lingkungan sekolah.

"Kami ingin memastikan bahwa mereka memahami konsekuensi dari tindakan mereka.

Dengan melibatkan pihak sekolah dan keluarga, kami berharap mereka bisa lebih bertanggungjawab dan tidak mengulangi kesalahan yang sama," jelas kapolres.

Selain itu, kapolres juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua agar lebih memperhatikan pergaulan anak-anak mereka.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved