Bisnis

XL Axiata Bukukan Pendapatan Rp 34,4 Triliun, Basis Pelanggan Tembus 58,8 Juta

XL Axiata menutup tahun 2024 dengan kinerja yang solid, mencatat pertumbuhan signifikan

Tayang:
Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Kamri
Dok. XL Axiata
PERAWATAN BTS - Perawatan BTS jaringan XL Axiata beberapa waktu lalu. XL Axiata menutup tahun 2024 dengan kinerja yang solid, mencatat pertumbuhan signifikan di berbagai aspek bisnisnya. 

POSBELITUNG.COXL Axiata menutup tahun 2024 dengan kinerja yang solid, mencatat pertumbuhan signifikan di berbagai aspek bisnisnya.

Peningkatan pendapatan dan laba bersih yang mencolok menunjukkan keberhasilan strategi perusahaan dalam memperkuat layanan digital dan meningkatkan efisiensi operasional.

Basis pelanggan yang terus bertambah, ditambah dengan ekspansi jaringan dan inovasi di sektor konvergensi layanan, menjadi pendorong utama pencapaian ini.

XL Axiata mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang meningkat sebesar 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (YoY), mencapai Rp 34,40 triliun.

Laba bersih XL Axiata pun ikut terdorong mencapai Rp 1,85 triliun, naik 45 persen YOY.

Sementara itu, peningkatan trafik tidak terlepas dari kuatnya basis pelanggan yang berkualitas sebanyak 58,8 juta. 
 
Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini mengatakan pihaknya berhasil melalui tahun 2024 yang penuh tantangan ekonomi secara nasional dan global dengan kinerja yang cukup solid, dengan pendapatan yang terus meningkat, serta EBITDA dan laba bersih yang tumbuh double digit.

"Peningkatan sarana digital, kualitas infrastruktur jaringan, serta adopsi teknologi yang relevan di semua lini bisnis telah menjadi kunci keberhasilan kami.

Hal ini tidak hanya meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga mendorong peningkatan trafik data yang signifikan," ujarnya, pada rilis Rabu (5/2/2025). 

Baca juga: Trafik Data XL Axiata Naik 19 Persen Selama Libur Nataru 2025, Streaming Mendominasi

 
Dian menambahkan, keberhasilan kinerja sepanjang tahun 2024 tidak terlepas dari upaya perusahaan dalam meningkatkan efisiensi di setiap lini bisnis dengan cermat.

Salah satu langkah yang diambil adalah mengoptimalkan pengeluaran untuk keperluan penjualan dan pemasaran, yang berhasil ditekan hingga 15 persen.

Selain itu, biaya infrastruktur bisa diturunkan hingga 2 persen, dengan perusahaan lebih berfokus untuk meningkatkan site profitability serta menerapkan strategi jaringan yang lebih efisien dan efektif.

Dengan demikian, perusahaan mampu mengendalikan kenaikan OPEX, sehingga tetap lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pendapatan.
 
Terkait keberhasilan penurunan beban dalam penjualan dan pemasaran, XL Axiata mendorong peningkatan penggunaan aplikasi digital, khususnya aplikasi MyXL dan AxisNet.

Hingga akhir tahun 2024, kedua aplikasi ini mencapai total pengguna aktif bulanan hingga sebanyak 33,1 juta atau meningkat lebih dari 100 persen dalam tiga tahun terakhir.

Peningkatan jumlah pengguna aktif per bulan MyXL dan AxisNet merupakan hasil positif dari upaya XL Axiata untuk tak henti berinovasi dan memenuhi kebutuhan pelanggan dengan menerapkan strategi yang fokus pada pengalaman pelanggan (CX) berbasis digital melalui data analytics.
 
Pendekatan dengan memaksimalkan aplikasi digital ini tidak hanya memungkinkan XL Axiata untuk berinvestasi di area yang memiliki nilai tinggi, tetapi juga untuk membangun jaringan yang kuat guna memenuhi permintaan dari berbagai segmen pelanggan.

Dengan memanfaatkan data analytics, XL Axiata dapat secara efektif mengevaluasi key performance indicator (KPI) di seluruh aspek yang berkaitan dengan pelanggan, kampanye pemasaran, dan loyalitas.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved