KABAR GEMBIRA Tukin Dosen Segera Cair, Ada yang Dapat Rp19 Juta per Bulan

Untuk perguruan tinggi yang kategori BLU (Badan Layanan Umum) yang telah menerapkan sistem remunerasi, para dosennya juga telah menerima remunerasi at

Editor: Teddy Malaka
Tribunnews.com/Jeprima
TUKIN DOSEN - Aliansi Dosen Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) Seluruh Indonesia (Adaksi) menggelar aksi damai di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2025). Mereka menuntut pemerintah membayarkan tunjangan kinerja (Tukin) yang belum dibayar sejak tahun 2020. 

Bahkan, dalam Keputusan Mendikbudristek Nomor 447/P/2024, ada kategori tukin dosen di Kemendikti Saintek, yang mencakup:

  • Asisten Ahli (Kelas Jabatan 9): Rp5.079.200
  • Lektor (Kelas Jabatan 11): Rp8.757.600
  • Lektor Kepala (Kelas Jabatan 13): Rp10.936.000
  • Profesor (Kelas Jabatan 15): Rp19.280.000

Namun, keputusan tersebut belum diterapkan hingga saat ini.

Variasi Tukin di Kementerian Lain

Selain Kemendikti Saintek, dosen di beberapa kementerian lain juga menerima tukin yang bervariasi.

Misalnya, dosen di bawah Kemendagri menerima tukin antara Rp4,5 juta hingga Rp5 juta, sedangkan dosen Kemenag memperoleh tukin berkisar Rp3,3 juta hingga Rp3,7 juta.

Bagi dosen non-ASN atau swasta, tukin diatur dalam Permendikbudristek Nomor 44 Tahun 2024 dan disesuaikan dengan golongan masing-masing.

Misalnya, Asisten Ahli yang setara dengan gaji pokok dosen PNS Golongan IIIb, menerima tukin yang dapat mencapai Rp2.903.600—Rp4.768.800.

Tunggu Kepastian Tukin Dosen

Meskipun ada berbagai aturan yang mengatur mengenai tukin di Indonesia, dosen di seluruh negeri, baik PNS maupun non-ASN, saat ini masih menunggu kepastian terkait pencairan tukin yang kini masih dalam tahap penyelesaian.

Namun, dengan jaminan dari Sri Mulyani, dosen dapat merasa lebih tenang bahwa tunjangan kinerja tetap akan diberikan, meskipun di tengah situasi efisiensi anggaran yang besar.

Dengan begitu, meski ada tantangan anggaran yang harus dihadapi pemerintah, Sri Mulyani menegaskan bahwa pendidikan tinggi tetap menjadi prioritas, dan para dosen akan terus menerima penghargaan atas peran penting mereka dalam dunia pendidikan.(*)

Sumber: Pos Belitung
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved