Penyelundupan Timah di Belitung

Kades Petaling Belitung Menduga Perahu Angkut Timah yang Diamankan Polisi Bukan Milik Warganya

Kades Petaling, Asmawie, mengungkapkan, awalnya mendapat informasi penangkapan tersebut dari aparatur desa yang dihubungi polisi.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Novita
IST/Dokumentasi Polres Belitung
BARANG BUKTI TIMAH - Personel gabungan Ditkrimsus Polda Babel dan Polres Belitung membawa barang bukti timah menuju Tanjungpandan pada Minggu (9/3/2025). Tim gabungan Polres Belitung dibantu Polda Kepulauan Bangka Belitung (Polda Babel) berhasil menggagalkan penyeludupan timah sekitar 22 ton di Pelabuhan Tanjung Nyato, Desa Petaling, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung pada Minggu (9/3/2025) dini hari. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Penangkapan pelaku penyeludupan timah 22 ton di Pelabuhan Tanjung Nyato, Desa Petaling, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menghebohkan warga setempat pada Minggu (9/3/2025) dini hari. 

Personel gabungan dari Ditrkrimsus Polda Kepulauan Babel dan Polres Belitung mengamankan 11 pelaku, termasuk pengangkut dan anak buah kapal (AKB). 

Kepala Desa Petaling Asmawie menduga perahu nelayan yang digunakan bukan milik warga setempat. 

"Info di lapangan sih bukan punya orang sini. Karena saya juga tidak pernah melihat perahu itu," bebernya saat dihubungi Posbelitung.co, Minggu (9/3/2025).

Ia mengungkapkan, awalnya mendapat informasi penangkapan tersebut dari aparatur desa yang dihubungi polisi. 

Kemudian, sekitar pukul 01.30 WIB dirinya tiba di Pelabuhan Tanjung Nyato dan melihat beberapa pelaku sudah diamankan. 

Asmawie menyebut, terdapat dua truk yang mengangkut timah dengan kondisi satu muatan truk sudah dipindahkan ke palka kapal. 

"Kalau tidak salah 10 orang termasuk supirnya langsung dibawa ke Tanjungpandan. Tapi bukan orang kampung sini," sebutnya.

Dirinya juga penasaran pihak yang terlibat aktivitas penyeludupan timah tersebut.

Sebab, kata dia, baru kali ini mendengar informasi penyeludupan timah di Desa Petaling

"Nanti rencananya mau cek lagi ke pelabuhan," tandasnya. 

Diberitakan sebelumnya, tim gabungan Polres Belitung dibantu Polda Kepulauan Bangka Belitung (Polda Babel) berhasil menggagalkan penyeludupan timah sekitar 22 ton (sebelumnya tertulis 20 ton) di Pelabuhan Tanjung Nyato, Desa Petaling, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung pada Minggu (9/3/2025) dini hari. 

Ditreskrimsus Polda Kepulauan Babel Kombes Pol Jojo Sutarjo mengungkapkan, 11 orang yang diduga terlibat aktivitas tersebut telah diamankan.  

"Ada beberapa yang kami amankan yaitu pekerja, pengangkut dan ABK kapal yang diamankan. Sekarang masih proses penyidikan," ungkap Jojo saat ditemui di Mapolres Belitung, Minggu (9/3/2025). 

Selain pekerja, polisi juga turut mengamankan barang bukti timah dalam karung, dua unit truk dan satu unit perahu.

Puluhan karung timah itu sudah dibawa ke Mapolres Belitung dan disimpan di gudang. 

Sedangkan perahu dan dua truk masih berada di lokasi kejadian, rencananya akan dibawa ke Tanjungpandan. 

"Timahnya sudah di sini lebih kurang 22 ton. Nanti ada perahu dan dua truk," kata Jojo.

 (Posbelitung.co/Dede Suhendar) 

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved