Berita Beliitung

Syukuran Masjid Al-Basith Belitung, Tempat Ibadah Nyaman yang Terbuka untuk Semua

Masjid yang berdiri megah dengan dominasi warna abu-abu dan biru tua ini menjadi pusat.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Teddy Malaka
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
MASJID AL BASITH - Founder Yayasan Bahagia Dunia Akhirat Frans dan Happyyanti beserta ketua yayasan Chandra bersama dengan pengurus yayasan saat berfoto di depan Masjid Al Basith, Desa Tanjung Binga, Kecamatan Sijuk, Sabtu (26/4/2025). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG — Suasana hangat dan penuh syukur menyelimuti Desa Tanjung Binga, Kecamatan Sijuk, saat digelarnya acara syukuran Masjid Al-Basith, Sabtu (26/5/2025).

Masjid yang berdiri megah dengan dominasi warna abu-abu dan biru tua ini menjadi pusat.

Kehadiran Ustadz Arifin Jayadiningrat sebagai penceramah menambah khidmat acara yang turut dihadiri pejabat daerah, kelompok pengajian, kerabat, serta masyarakat sekitar.

Masjid Al-Basith berada di bawah naungan Yayasan Bahagia Dunia Akhirat, yang didirikan oleh pasangan Happyyanti dan Frans.

Ketua Yayasan, Chandra, menjelaskan bahwa masjid ini merupakan bagian dari impian pasangan suami-istri tersebut untuk menghadirkan ruang ibadah yang nyaman sekaligus terbuka untuk semua kalangan.

“Masjid ini sudah mulai digunakan sejak awal tahun, bahkan sudah dipakai untuk salat Tarawih kemarin. Tapi karena baru sekarang bisa menemukan waktu yang cocok dengan penceramah, maka syukuran baru bisa digelar hari ini,” ujar Chandra.

Tak hanya menjadi tempat ibadah, Masjid Al-Basith dirancang dengan konsep yang unik dan ramah bagi jamaah.

Fasilitasnya lengkap, termasuk tempat wudhu terpisah untuk laki-laki dan perempuan, serta area khusus untuk bersantai atau sekadar melepas lelah.

Desain masjid yang elegan dan nyaman ini merupakan hasil rancangan arsitek profesional, sesuai dengan keinginan para pendirinya.

Chandra menambahkan bahwa masjid ini diharapkan menjadi tempat yang ramai dikunjungi, baik oleh warga lokal maupun wisatawan yang melintas.

“Kami ingin masjid ini jadi tempat yang bisa membuat orang betah. Mau singgah sebentar, mau istirahat, bahkan kalau cuma ingin duduk tenang, silakan. Masjid ini terbuka untuk siapa saja,” jelasnya.

Dalam waktu dekat, pihak yayasan menargetkan untuk mulai menyelenggarakan salat Jumat secara rutin.

Selain itu, berbagai kegiatan keagamaan juga direncanakan agar masjid ini menjadi pusat kegiatan umat yang aktif dan bermanfaat bagi masyarakat. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved