Sosok

Mengenal Sosok H Endang Sultan Anggadita Pemilik Jembatan Perahu Beromzet Rp25 Juta Per Hari

Pemilik nama lengkap Muhammad Endang Junaedi ini dikenal dermawan oleh warga sekitar.

Tayang:
Editor: Alza
Wartakota
JEMBATAN PERAHU -- Muhammad Endang Junaedi alias Haji Endang saat datang ke dealer mobil di wilayah Cikampek, Kabupaten Bekasi dengan pakaian sederhana pada 2022. 

POSBELITUNG.CO - Mengulik sosok Haji Endang warga Dusun Rumambe, Desa Anggadita, Kecamatan Klari, Karawang, Jawa Barat.

Dia adalah pemilik jembatan perahu di Karawang.

Pemilik nama lengkap Muhammad Endang Junaedi ini dikenal dermawan oleh warga sekitar.

Pria kelahiran 14 Juli 1961 di Desa Anggadita, Kecamatan Klari, Karawang ini memang suka menolong.

Bahkan dia dicap sebagai 'Sultan Anggadita' atau sosok tersohor di Desa Anggadita.

Di balik itu semua, pada masa muda dulu, H Endang hanya anak tentara yang gagal melanjutkan sekolah.

H Endang menuturkan ia hanya sekolah sampai bangku kelas dua sekolah menengah pertama (SMP).

Pada tahun 1977 menjadi awal karir H Endang, pasca tidak melanjutkan sekolahnya, Endang muda mulai belajar mengemudikan kendaraan milik kerabatnya.

Dari proses belajar itulah, ia kemudian mampu menjadi seorang sopir yang andal untuk membawa penumpang.

Selama satu tahun, ia menjadi sopir angkutan umum dan berpenghasilan sekitar Rp 200 hingga Rp 300 per hari.

Kemudian, ia ditawari pekerjaan oleh kakaknya untuk menjadi supir truk dan mengurusi pabrik beras pada tahun 1979 hingga 1980.

Tahun 1981, ia lalu menikah dengan Siti Suwarni (58) lulusan sekolah pertanian ini.

Pertemuan dengan istrinya diakuinya saat ia sedang membawa truk untuk menyuplai pasir ke sebuah proyek milik kakaknya.

Selang setahun pernikahannya, ia lalu dikarunia anak pertama.

Di masa itulah, ia lalu bekerja lebih giat untuk menafkahi keluarganya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved