25 Orang Ikut Tes Seleksi Poltekes Surakarta, Kerja Sama dengan Pemprov Babel
Peserta ini merupakan siswa lulusan kelas XII dari siswa kurang mampu yang lulus seleksi administrasi.
Penulis: Rizky Irianda Pahlevy | Editor: Alza
POSBELITUNG.CO, BANGKA - Sebanyak 25 peserta dari siswa kurang mampu mengikuti tes seleksi beasiswa jalur kerja sama antara Poltekkes Surakarta, Jawa Tengah dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (28/5/2025).
Pelaksanaan tes digelar di ruang Laboratorium Komputer SMK Negeri 2 Pangkalpinang.
Dari 25 orang peserta calon penerima besiswa, terdapat satu orang peserta tidak mengikuti test seleksi secara online dikarenakan sakit.
Peserta ini merupakan siswa lulusan kelas XII dari siswa kurang mampu yang lulus seleksi administrasi.
Seperti melampirkan foto rumah, data penghasilan orang tua, data terpadu kesejahteraan sosial, dan lainnya.
Sebanyak 25 orang peserta calon penerima beasiswa berasal dari SMA N 1 Toboali, SMAMA N 1 Puding Besar, SMA N 4 Pangkalpinang, SMA N 1 Lepar Pongok, SMK Mamba’ul Ul Huda, SMA N 1 Pemali, MAN 1 Pangkalpinang, MA Darul Hikmah, SMA N 2 Sungai Selan, SMA N 1 Tanjungpandan, SMA N 1 Payung, SMA N 1 Simpang Rimba, SMA N 1 Toboali, SMA N 1 Membalong, MAN 1 Bangka Barat, MA AL Muhajirin Koba, SMK N 1 Tanjungpandan, SMA N Sungailiat, SMK N 5 Pangkalpinang, SMA N 1 Jebus, SMA N 2 Sungai Selan, SMA 1 Pemali, dan SMK Kesehatan Mutiara Mandiri.
Menurut Wakil Direktur 3 Bidang Kesiswaan Alumni dan Kerja Sama Poltekkes Surakarta, Budi Utomo, mengatakan kerja sama bertujuan memberikan kesempatan bagi putra-putri Babel untuk mengikuti pendidikan di Poltekkes Surakarta.
“Poltekkes Surakarta memberikan alokasi khusus, bagi masyarakat Babel untuk mengikuti pendidikan.
Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan SDM, dan menyebarluaskan tenaga kesahatan ke seluruh Indonesia”, ujar Budi Utomo, dalam rilis yang diterima posbelitung.co, Rabu (28/5/2025).
Ia mengatakan Poltekkes Surakarta adalah instusi perguruan tinggi milik Kementerian Kesehatan statusnya negeri yang berada di Surakarta, sedangkan di Pangkalpinang ada Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang.
“Jurusan yang dibuka pada kerjasama ini adalah sarjana terapan Fisioterapi, sarjana terapan Okupasi Terapi, dan sarjana terapan Terapi Wicara,” tambahnya.
Menurutnnya, sarjana terapan digunakan karena pendidikan vokasi, ada D1, D2, D4 namun sebutan nomenklatur sekarang menjadi sarjana terapan. D4 selevel sarjana terapan.
Khusus program studi Fioiterapi nantinya berlanjut pendidikan profesi, dari D4 selama 4 tahun dilanjutkan 1 tahun, total menyelesaikan pendidikan selama 5 tahun.
Ia mengharapkan, peserta yang mengikuti test beasiswa ini semuanya lulus dengan hasil nilai yang sangat baik.
Test soal seleksi beasiswa ini terbagi menjadi 2 seleksi yakni seleksi akademik.
| Pemkot Pangkalpinang Gelar Festival Semarak Ekraf ke-2 Tahun 2026 |
|
|---|
| Prof Udin Ingatkan Istri Pejabat Pemkot Pangkalpinang Jangan Asal Bicara di Media Sosial |
|
|---|
| Wali Kota Prof Udin Rombak Pejabat Pemkot Pangkalpinang, Ini Daftar Nama-namanya |
|
|---|
| Pemkot Pangkalpinang Gandeng Bank Sumsel Babel Salurkan CSR untuk Peserta BPJS Kesehatan |
|
|---|
| Delapan Calon Paskibraka Pangkalpinang Dapat Pembekalan Jelang Seleksi Provinsi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20250528_poltekes.jpg)