Iran Vs Israel

Rudal Baru Iran Serang Markas Mossad di Tel Aviv, Israel Disebut Kewalahan Hadapi Perang Panjang

Untuk penyerangan itu, Iran menggunakan rudal baru yang belum pernah dipakai selama perang.

Editor: Alza
khaberni/tangkap layar/Tribunnews.com
RUDAL IRAN - Rudal-rudal Iran terlihat di langit Tel Aviv, Israel saat serangan balasan pada Sabtu (14/6/2025). Iran kembali meluncurkan rudal yang tak terdeteksi ke markas Mossad di Tel Aviv, Israel, Selasa (17/6/2025). 

Ia menambahkan, Angkatan Bersenjata Iran telah dipasok senjata dan peralatan canggih sebagai antisipasi potensi permusuhan.

"Banyak sistem canggih kami bahkan belum dikerahkan," pungkas Talaei-Nik.

Bantahan Israel 

Di sisi lain, Israel membantah klaim Iran yang mengaku telah berhasil menargetkan markas Mossad.

Israel mengatakan, serangan itu justru mengenai tempat parkir bus, dikutip dari NDTV.

Sementara itu, video penyerangan diduga menargetkan markas Mossad, beredar luas di media sosial.

Video itu memperlihatkan bangunan-bangunan dilalap api.

"Pagi ini, pasukan kedirgantaraan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) melancarkan serangan terhadap pusat intelijen militer tentara rezim Zionis, Aman, dan pusat perencanaan operasi teroris rezim Zionis, Mossad, di Tel Aviv, meskipun Israel memiliki sistem pertahanan canggih, dan pusat ini sekarang terbakar," kantor berita Tasnim mengutip pernyataan IRGC.

Kedua negara telah saling serang sejak Israel melancarkan Operasi Rising Lion pada 13 Juni 2025.

Serangan balasan Iran sejak Jumat (13/6/2025), telah menewaskan lebih dari 20 orang di Israel.

Sedangkan kementerian kesehatan Teheran mengatakan sedikitnya 224 orang tewas dan lebih dari 1.200 orang terluka akibat serangan Zionis.

Panglima Mabes Khatam al-Anbiya wafat

Serangan Israel ke Iran pada Selasa, telah menewaskan Panglima Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, Mayjen Ali Shadmani.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan Shadmani secara de facto adalah komandan militer paling senior Iran, kepala staf perang, dan dianggap sebagai tokoh militer terdekat yang tersisa dari Pemimpin Tertinggi, Ali Khamenei.

"Dia memimpin Garda Revolusi dan Angkatan Bersenjata Iran," kata IDF, Selasa, menurut laporan The Times of Israel.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved