Pos Belitung Hari Ini
LIPSUS - Jejak Laptop Chromebook di Provinsi Bangka Belitung
Data yang dihimpun Bangka Pos Group, sebanyak 164 laptop Chromebook disalurkan ke Babel dalam periode 2020-2022.
Kepala Sekolah SDN 22 Mentok, Mulyo Suwarwoto, mengatakan, kondisi Chromebook yang digunakan di sekolahnya 80 persen saja dalam kondisi baik, kemudian sisanya kurang sempurna.
Tetapi untuk perbaikan, dikatakan Mulyo, perlu anggaran dan belum diketahui berapa nilainya.
“Kita anggaran untuk perbaikan Chromebook ini, kita akan merinci berapa biayanya. Pergantian eleman-elemen yang rusak,” kata Mulyo.
Dia menambahkan, bantuan Chromebook didapatkan sekolah pada tahun 2019 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI jumlahnya 15 unit. Sebagian besar laptop digunakan untuk anak-anak atau siswa, terutama kelas lima untuk latihan soal-soal menuju Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).
Menurutnya, SDN 22 Mentok menggunakan Chromebook, secara mandiri untuk ANBK, sudah tiga tahun berjalan, dan bakal melakukan kembali di asesmen mendatang.
“Kita menggunakan Chromebook ini tidak ada kendala, kalau sinyal itu baik sekali dan yang lain bagus. Hanya kita kekurangan Chromebook ini kapasitasnya tidak memadai untuk siswa kita. Kami melakukannya secara bergantian, dibagi dua kelompok,” katanya.
Mulyo menyebutkan, bantuan Chromebook diberikan pemerintah ke sekolah dalam bentuk barang atau unit ini digunakan untuk menunjang pembelajaran siswa, terutama berbasis komputer.
“Chromebook ini bagi kami sangat penting sekali. Untuk menunjang pembelajaran siswa, di sekolah secara langsung. Karena melalui Chromebook ini berbagai media pembelajaran, itu dapat kita lakukan, bersama siswa. Dengan dibantu bapak ibu guru, hasilnya juga dapat kita lihat bagaimana output dari anak-anak tersebut,” katanya.
Kendala di awal
Serupa disampaikan Kepala SDN 16 Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Bekti Wiji Harini saat ditemui Bangka Pos Group, Rabu (16/7/2025). Dia menyebut tiga dari 15 laptop Chromebook yang diterima pada tahun 2022, sudah rusak.
Kerusakannya membuat tiga laptop tersebut tidak bisa digunakan.
“Rusaknya itu, sudah mati, tidak bisa hidup, apakah itu mesinnya, atau apa kami kurang paham. Jadi saat ini yang kita gunakan untuk kegiatan belajar-mengajar hanya 12 unit,” ujar Bekti.
Ia menerangkan, untuk saat ini setiap Chromebook itu juga disimpan di ruang guru, ketika selesai digunakan.
“Awalnya karena kita baru mengenal ya, tentu banyak kendala, karena (aplikasi) kan berbeda laptop biasa. Namun, waktu itu sekolah yang mendapatkan Chromebook satu guru ikut pelatihan ke Jakarta, setelah itu beli mengajarkan ke kami, Alhamdulillah jadi kami mengerti penggunaannya,” tambahnya.
Dikatakan Bekti, jika berdasarkan pengalaman pribadinya, penggunaan aplikasi yang digunakan dalam Chromebook ini cukup handal, karena bisa lebih cepat ketika melakukan akses internet.
Pos Belitung Hari Ini
Liputan Khusus
Laptop Chromebook
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Kasus Korupsi Chromebook
Kejaksaan Agung
| Kondisi Korban Perundungan di Pesantren Bangka Membaik, Hasil CT Scan Ditemukan Luka pada Limpa |
|
|---|
| Santri Ponpes di Bangka Dianiaya Senior hingga Alami Sesak Nafas Baru Dibawa ke Rumah Sakit |
|
|---|
| Kades Jada Bahrin Menyerah, Tak Sunggup Tertibkan 500 Tambang Ilegal Pilih Mundur dari Jabatan |
|
|---|
| Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Menumbing 2026, Personel Diminta Sigap Amankan Mudik |
|
|---|
| Stok BBM dan LPG di Bangka Belitung hingga Lebaran Aman, Masyarakat Diminta Jangan Panik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20250718-Pos-Belitung-Hari-Ini-edisi-Jumat-18-Juli-2025.jpg)