Video
VIDEO: Petani Indramayu Tanggapi Aksi Lucky Hakim Lepas Ribuan Ular Lawan Tikus
Petani di Indramayu, Jawa Barat, menyambut dengan harapan langkah Bupati Lucky Hakim yang melepas ribuan ular di sawah untuk menekan populasi tikus.
Penulis: Ilham Pratama | Editor: Alza
Petani sebelumnya sudah mencoba racun dan gropyokan untuk membasmi tikus.
Namun hasilnya nihil karena tikus-tikus seolah sudah mengenali racun sehingga jarang masuk perangkap.
Inisiatif melepas ular ini kemudian hadir sebagai solusi alternatif.
Bupati Lucky Hakim memberi nama program tersebut “Ular Sahabat Tani”.
Pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Lucky kembali melepas ular di persawahan.
Ia menyebut langkah ini adalah bentuk pemanfaatan predator alami untuk menjaga keseimbangan rantai makanan.
Selain ular, pemerintah daerah juga melepas burung hantu dan biawak di sejumlah lahan.
Ketiganya dikenal sebagai predator alami tikus.
Lucky menegaskan tujuan utama program ini bukan sekadar membasmi hama, tetapi juga mengembalikan keseimbangan ekosistem.
“Harapan kita agar terjadi kembali keseimbangan rantai makanan,” ujarnya.
Program ini menjadi sorotan karena dianggap unik dan berbeda dari pola pengendalian hama biasanya.
Meski demikian, banyak petani menilai langkah tersebut sebagai upaya yang patut dicoba.
Mereka berharap serangan tikus bisa ditekan sehingga hasil panen kembali meningkat.
Bagi petani Indramayu, keberhasilan program “Ular Sahabat Tani” dapat menjadi jawaban atas keresahan panjang yang mereka alami akibat hama tikus.
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul RESPONS Petani Indramayu soal Pelepasan Ribuan Ular Oleh Lucky Hakim untuk Lawan Tikus
| Video: Konflik Timur Tengah Tak Lagi di Darat, Meluas ke Maritim, Urat Nadi Ekonomi Dunia Terancam |
|
|---|
| Video: Viral Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus di Lebanon, Tuai Kecaman, Netanyahu Minta Maaf |
|
|---|
| Video: Bocoran Undangan Nikah Syifa Hadju dan El Rumi Terungkap, Ahmad Dhani Singgung Tanggal |
|
|---|
| Video: Pilot AS Hilang di Iran, Trump Ngamuk Berteriak ke Ajudan Sampai Absen Briefing Perang |
|
|---|
| Video: Wardatina Mawa Tuntut Nafkah Rp100 Juta, Insanul Fahmi Keberatan dan Hanya Sanggup Rp1 Juta |
|
|---|