Pilkada Belitung Timur 2024

Tanggapi Isu SARA dengan Lapang Dada, Kamarudin Muten: Kita Semua Bersaudara

Kamarudin menyerukan kepada seluruh pendukung dan masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh isu yang berpotensi memecah belah

|
Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Ardhina Trisila Sakti
Istimewa
Kamarudin Muten saat bersama masyarakat Desa Lilangan, Jumat (4/10/2024) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Calon Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten menegaskan tidak akan terprovokasi oleh sentimen negatif seperti isu Suku, Agama, Ras dan Antar-golongan (SARA).

Dalam berbagai kesempatan saat kampanye dialogis, Kamarudin juga menyerukan kepada seluruh pendukung dan masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh isu yang berpotensi memecah belah.

“Kita semua bersaudara. Tidak ada yang lebih penting dari menjaga persatuan dan kesatuan di Belitung Timur ini. Saya menerima segala perbedaan dengan lapang dada, karena itulah yang membuat kita kuat sebagai bangsa,” ujar Kamarudin dalam acara kampanye bersama masyarakat Desa Lilangan, Jumat (4/10/2024).

Dia meminta agar semua pihak tetap fokus pada upaya membangun Belitung Timur yang lebih sejahtera dan nyaman untuk semua lapisan masyarakat.

“Isu SARA adalah ujian bagi kita semua. Kita harus mampu menanggapinya dengan hati besar dan pikiran terbuka. Jangan biarkan hal-hal yang memecah belah menghalangi perjuangan kita untuk kesejahteraan bersama. Kita harus betul-betul menjunjung etika damai dalam Pilkada, karena Pilkada sementara BEKAWAN selamanya,” tambahnya.

Kamarudin mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kerukunan dan mendukung upaya pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. Menurutnya, perbedaan justru menjadi kekuatan jika dijalani dengan sikap saling menghormati.

“Visi dan gagasan kami adalah Belitung Timur yang nyaman bagi semua orang. Ini hanya bisa tercapai jika kita tetap bersatu saling gotong royong bahu membahu mewujudkan,” tutup Kamarudin dengan penuh optimisme.

Sikap Kamarudin ini mendapatkan apresiasi luas dari berbagai kalangan yang menilai pemimpin yang mampu merangkul perbedaan adalah pemimpin yang dibutuhkan untuk menjaga kestabilan dan kenyamanan di Belitung Timur(*/s1)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved