Pos Belitung Hari Ini
LIPSUS - Waspada Predator Anak Berkeliaran, Pemuda Misterius Iming-imingi Bocah SD di Pangkalpinang
Putranya itu ditemukan setelah seorang pedagang es di lokasi tersebut melihat dan menahannya di sana.
POSBELITUNG.CO, BANGKA - Cemas seketika berganti emosi saat pria 48 tahun itu mendapati pemuda yang diduga hendak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan terhadap anaknya yang baru berusia 10 tahun.
Apalagi pemuda berambut pirang itu tidak sedikit menunjukkan perasaan bersalah meski sudah mengajak sang bocah berjalan kaki sejauh kurang lebih 4,5 kilometer (Km) dari kediaman sang bocah di kawasan Kelurahan Kejaksaan, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Kami sudah cemas sejak sore. Tapi begitu lihat dia (terduga pelaku-red) tidak terlihat merasa bersalah sedikit pun, saya hampir gelap mata,” ujar Agus, ayah sang bocah, saat dihubungi Bangka Pos Group, Selasa (2/9/2025).
“Kalau tidak ditahan seorang bapak, pasti sudah saya pukuli orang itu,” lanjutnya.
Agus mengenang peristiwa yang terjadi pada Kamis (28/8/2025) malam lalu. Setelah mencari keberadaan anak keduanya yang berumur 10 tahun sejak pukul 16.00 WIB, dia mendapati sang putra berada di kawasan Selindung, tepatnya di depan toko retail di Jalan Raya Pangkalpinang- Sungailiat, sekitar pukul 21.00 WIB.
Putranya itu ditemukan setelah seorang pedagang es di lokasi tersebut melihat dan menahannya di sana.
Agus tak bisa membayangkan peristiwa yang bisa menimpa anaknya dan seorang anak lainnya yang juga ikut dibawa, jika permintaan anak-anak tersebut dipenuhi pemuda yang membawanya.
“Mereka sempet mau nyetop angkot biar katanya cepat sampai ke Jembatan Emas. Untungnya, orang yang bawa mereka itu tidak mau. Kalau tidak, saya tidak tahu bagaimana nasib anak saya,” kata Agus.
Dia menceritakan, awalnya sang putra bermain bersama seorang temannya pada Kamis (28/8/2025) siang. Mereka pamit hendak memancing di kawasan kolong Jembatan 12 yang tidak jauh dari kediaman mereka.
Saat asyik memancing, dua anak itu didatangi seorang pemuda yang membawa pancing dan juga serok atau jaring penangkap. Pemuda tersebut kemudian mengajak duo bocah itu pergi mancing ke Jembatan Emas, kawasan Air Anyir, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka.
Duo bocah itu mengamini ajak sang pemuda. Mereka kemudian berjalan kaki menuju Jembatan Emas.
“Jadi mereka jalan kaki dari kolong Jembatan 12 menuju Jembatan Emas. Saya baru sadar anak saya tidak pulang itu sekitar pukul 16.00 WIB. Biasanya dia ada pulang walau pun memang anaknya aktif,” kata Agus.
Agus menyebut anaknya tidak mendapat perlakuan aneh selain berjalan kaki menuju Jembatan Emas. Mereka bahkan dibelikan makanan ringan dan minuman dalam perjalanan tersebut.
“Dia bilang om itu uangnya merah-merah semua,” lanjutnya.
Pasrah lewat Medsos
Pos Belitung Hari Ini
Kota Pangkalpinang
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
kekerasan terhadap anak
Jembatan Emas
Agustu Afendi
pemuda
Liputan Khusus
Eksklusif
| Cucu Bersyukur Suaminya Selamat dari Tenggelamnya KM Rahma Jaya di Perairan Karang Antu |
|
|---|
| Kejari Basel Fokus Kejar Kasus Korupsi Lingkungan Turunan Tata Niaga Timah Rp300 Trilliun |
|
|---|
| Gubernur Babel Lapor Balik Fira Dugaan Pengaduan Palsu dan Pencemaran Nama Baik |
|
|---|
| TNI AL Tarik Ponton Tambang Ilegal di Pantai Asmara yang Ancam Kabel Listrik Bawah Laut |
|
|---|
| Segera Menjadi Cagar Budaya, Situs Kota Kapur Simpang Peninggalan Arkeologis Bernilai Tinggi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20250903-Pos-Belitung-Hari-Ini-edisi-Rabu-3-September-2025.jpg)