Berita Bangka Belitung
Dapur SPPG Bantu Perputaran Ekonomi Masyarakat Bangka Belitung
Keberadaan dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) dinilai dapat membantu perputaran perekonomian masyarakat
Ringkasan Berita:
- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ikut memberi kesempatan peluang ekonomi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
- Provinsi Kepulauan Bangka Belitung setidaknya butuh 140 SPPG.
POSBELITUNG.CO – Keberadaan dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) dinilai dapat membantu perputaran perekonomian masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Keberadaan SPPG diharapkan ikut membantu para petani maupun masyarakat lainnya.
"Memang kami sarankan, harus ada mekanisme yang jelas supaya SPPG itukan ikut membantu petani.
Mereka kalau bisa tidak langsung membeli ke pasar.
Mungkin beli ke petani supaya nanti pasokan bahan baku bisa membantu petani untuk mereka meningkatkan pendapatan," jelas Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erwin, Rabu (19/11/2025).
Peluang ini harus dimanfaatkan sehingga program MBG tidak hanya memberikan makan gratis, tapi juga menjadi faktor pemicu ekonomi masyarakat.
"Makanya MBG tidak dibuat sistem dibagi tunai berupa uang, tapi melalui program.
Jadi nanti dia tidak hanya terkait sasaran di siswa ataupun ibu hamil, tapi ikut merangsang pertumbuhan ekonomi yang lain.
Lalu ada perekrutan tenaga kerja hingga pemenuhan bahan baku baik itu sayur ataupun telur," ujar Erwin.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai ikut memberikan kesempatan peluang ekonomi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Erwin mengajak masyarakat agar memanfaatkan peluang ekonomi dalam program MBG ini.
Peluang ekonomi pada program MBG ini salah satunya dalam hal pasokan bahan baku.
"Ada beberapa peluang ekonomi pada program MBG tersebut di antaranya, budidaya sayur-sayuran maupun telur ayam untuk bahan baku MBG," ujarnya.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebelumnya memastikan akan mendorong percepatan pembangunan SPPG dalam program MBG.
"Nanti akan kita lihat seperti apa, untuk penyiapan lahan memang bisa dilakukan oleh pemerintah daerah, pihak ketiga dan bisa juga oleh pemerintah pusat," kata Penjabat (Pj) Sekda Bangka Belitung, Ferry Afrianto, Jumat (7/11/2025).
Pihaknya juga menekankan pemerintah daerah di tujuh kabupaten/kota agar memprioritaskan penyiapan lahan SPPG.
"Ini adalah kolaborasi untuk dapat dipercepat pelaksanaannya, yang menjadi kendala harus diselesaikan," ujarnya.
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung setidaknya butuh 140 SPPG.
SPPG ini diharapkan dapat menyerap tenaga kerja dan perputaran perekonomian.
Karena itu, jelasnya, pemerintah daerah akan terus mendorong program nasional ini.
(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)
| Terungkap Ada 3 Santri Korban Kekerasan di Ponpes, 13 Orang Diperiksa Polda Bangka Belitung |
|
|---|
| Santri Korban Perundungan di Bangka Mengalami Luka di Bagian Limpa |
|
|---|
| Produksi dan Jumlah IKM Terasi Khas Bangka Selatan Meningkat Drastis |
|
|---|
| Perusahaan Sawit di Bangka Belitung Wajib Miliki IPAL dan SLO |
|
|---|
| Olla Curiga Mendengar Anjing Menggonggong Lama, Ternyata Ada 8 Tahanan Polres Bangka Kabur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20250922-Mobil-pengangkut-makanan-program-MBG-SPPG-Kurnia-Jaya-siap-mengantar-makanan-ke-sekolah.jpg)