Ada yang Sebulan Tak Melaut, Nelayan Tanjung Binga Minta Solusi BBM ke DPRD

Puluhan nelayan dari Desa Tanjung Binga, Kecamatan Sijuk, mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Belitung, Senin (1/12/2025).

Tayang:
Penulis: Dede Suhendar | Editor: M Ismunadi
Posbelitung.co/Dede Suhendar
Suasana RDP yang digelar DPRD Kabupaten Belitung terkait permasalahan persyaratan untuk terbitnya rekomendasi minyak nelayan pada Senin (1/12/2025). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Puluhan nelayan dari Desa Tanjung Binga, Kecamatan Sijuk, mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Belitung, Senin (1/12/2025).

Mereka hadir memenuhi undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk membahas persoalan perizinan dalam penyaluran BBM subsidi jenis solar.

Para nelayan mengeluhkan sulitnya mendapatkan BBM untuk melaut lantaran tidak memiliki Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) serta dokumen perizinan lain yang menjadi syarat pembelian solar subsidi.

Ramli, salah seorang nelayan, mengaku sudah satu bulan tidak melaut karena tidak mampu memperoleh BBM.

“Sementara di rumah ada keluarga yang harus kami nafkahi. Kalau tak ada minyak, kami sedih, sampai harus pinjam ke sana-sini,” ujarnya.

Ia berharap melalui RDP tersebut dapat dirumuskan solusi yang berpihak kepada nelayan kecil.

Nelayan lainnya, Saripudin, juga menyampaikan keberatannya terhadap penerapan Sistem Pemeliharaan Terencana atau Planned Maintenance System (PMS).

Menurutnya, biaya tahunan PMS dinilai terlalu tinggi sehingga memberatkan.

“Apalagi kami ini nelayan bagan. Dalam setahun kami hanya beroperasi sekitar delapan bulan dan menganggur empat bulan saat musim barat. Jadi penghasilan kami saling menutupi,” katanya.

RDP berlangsung sekitar dua jam dengan diskusi intens antara perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi vertikal untuk mencari solusi terbaik bagi para nelayan.(posbelitung.co/dede suhendar)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved