Target Tiga Besar Porprov 2026, Dispora Belitung Prioritaskan Cabor Potensi Emas

Dispora Kabupaten Belitung mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kepulauan Bangka Belitung

Dokumentasi Posbelitung.co/Dede Suhendar
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Belitung, Edi Usdianto 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Belitung mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kepulauan Bangka Belitung tahun 2026. 

Sejumlah langkah strategis telah dilakukan bersama KONI Belitung dan cabang olahraga (cabor) guna mengejar target masuk tiga besar.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Belitung, Edi Usdianto, mengatakan sejak ditetapkannya Porprov 2026, Dispora bersama KONI Kabupaten Belitung langsung mengambil langkah awal melalui rapat koordinasi.

“Di bulan Desember kemarin kami sudah mengadakan rakor antara Dispora, KONI, dan cabor-cabor,” ujar Edi didampingi Kabid Pembinaan Prestasi Olahraga Sukarya pada Kamis (14/1/2026). 

Dari total 26 cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Porprov VII, Dispora Belitung telah memanggil 17 cabor pada tahap pertama.

Langkah tersebut dilakukan untuk memetakan kekuatan atlet sekaligus potensi perolehan medali.

Berdasarkan pemetaan tersebut, Dispora Belitung telah mengantongi data sebanyak 185 atlet yang dinilai memiliki potensi meraih medali emas. 

Penilaian itu mengacu pada prestasi atlet dalam rentang tahun 2023 hingga 2025, baik pada Kejurprov maupun kejuaraan setingkat provinsi lainnya.

“Alhamdulillah, dari 17 cabor itu kita dapatkan 185 atlet yang berpotensi emas berdasarkan data prestasi mereka,” ungkapnya. 

Sembilan cabor yang belum masuk dalam tahap awal pemetaan akan kembali dipanggil untuk dibahas lebih lanjut terkait peluang mereka di Porprov 2026.

“Nanti cabor yang belum masuk pemetaan akan kita panggil lagi untuk kita bicarakan peluang-peluang mereka,” katanya.

Selain pemetaan, Dispora juga memberi ruang bagi sejumlah cabor unggulan untuk melakukan seleksi internal.

Langkah ini dilakukan untuk menggenjot nomor atau kelas yang masih berpeluang besar menyumbangkan medali emas.

“Seperti cabang tinju kemarin, kita persilakan melakukan seleksi untuk nomor atau kelas yang masih potensial,” katanya.

Namun demikian, Edi mengakui tantangan besar dihadapi Belitung pada Porprov 2026, terutama dari sisi penganggaran.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved