Revitalisasi Pelabuhan Tanjung Gudang

Tanjung Gudang Menunggu Suntikan Tiongkok

“Dulu sebelum ada PLN, listrik Bangka itu dari Belinyu. Sampai ke Pangkalpinang, Mentok, Sungailiat, Sungaiselan, Lampur, semua dari sini,” kata Toha.

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: Teddy Malaka
Dok Pos Belitung/Arya Bima Mahendra
PELABUHAN BELINYU - Kapal perintis KM Sabuk Nusantara 48 saat bersandar dan menurunkan penumpang di Pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu, Kabupaten Bangka, Rabu (21/1/2026). (Bangkapos/Arya Bima Mahendra) 

Barang-barang seperti beras, gula, dan kebutuhan pokok memenuhi kapal, sementara dari Bangka dikirim kaolin. “Kalau kapal datang, kami panen. Orangnya ribuan,” katanya.

Keramaian itu perlahan menghilang. Pembatasan penggunaan kapal kayu, munculnya pelabuhan lain seperti Pangkalbalam dan Tanjung Kalian Mentok, serta pergeseran jalur logistik membuat Belinyu tertinggal.

Kini, Tanjung Gudang menunggu babak baru. Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui BUMD PT Bumi Bangka Belitung Sejahtera menjajaki kerja sama dengan investor asal Tiongkok, PT Hai Yin.

Pelabuhan Belinyu diproyeksikan menjadi kawasan Free Trade Zone (FTZ) yang terintegrasi dengan kawasan industri.

“Kalau skema bisnisnya nanti pelabuhan itu menjadi pelabuhan FTZ, kemudian jadi kawasan berikat daerah itu. Kemudian mereka juga menginginkan pembangunan pelabuhan itu terintegrasi dengan kawasan industri,” ujar Direktur PT Bumi Bangka Belitung Sejahtera, Eka Mulya Putra.

Nilai investasi yang direncanakan mencapai Rp3 triliun. Saat ini, kerja sama masih pada tahap penandatanganan nota kesepahaman dan pengurusan perizinan di tingkat pusat.

“Untuk perizinannya banyak di pusat semua, secara teknis belum sampai ke pembahasan AMDAL,” jelasnya.

Pengelolaan pelabuhan nantinya direncanakan menggunakan skema bagi hasil dengan masa kerja sama 20 hingga 30 tahun. Pemerintah daerah berharap proyek ini dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah sekaligus membuka lapangan kerja baru.

“Kita yakin dampak positifnya akan lebih besar untuk Bangka Belitung, terutama dalam hal perekonomian,” ujar Eka. (u2/riz)

Sumber: Pos Belitung
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved