Berita Bangka Belitung
Gaji Guru di Bangka Belitung Sedot Anggaran Rp 400 Miliar
Belanja pegawai di sektor pendidikan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencapai sekitar Rp400 miliar per tahun.
POSBELITUNG.CO, BANGKA - Anggaran gaji dan tunjangan guru di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencapai sekitar Rp400 miliar per tahun.
Anggaran tersebut untuk membayar gaji dan tunjangan guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Untuk gaji dan tunjangan guru, baik yang berstatus PNS maupun PPPK, anggarannya memang cukup besar setiap tahun,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Saipul Bakhri kepada Bangkapos.com, Selasa (10/3/2026).
Saipul Bakhri mengatakan besarnya anggaran tersebut dipengaruhi oleh jumlah tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang cukup besar di seluruh wilayah provinsi.
Menurut dia, secara kasar anggaran untuk belanja pegawai di sektor pendidikan mencapai sekitar Rp400 miliar setiap tahun.
Baca juga: Guru Muda Dwinti Mengajar di Pulau Terpencil Bangka Selatan Hanya Dapat Rp 300.000
Anggaran itu mencakup pembayaran gaji pokok, tunjangan kinerja, serta berbagai tunjangan lain bagi tenaga pendidik di tingkat SMA, SMK, dan SLB yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.
“Kalau secara kasar, untuk gaji dan tunjangan pegawai di sektor pendidikan kurang lebih sekitar Rp400 miliar per tahun. Tapi angka pastinya tentu ada di bagian keuangan,” ujarnya.
Besarnya porsi belanja pegawai membuat ruang fiskal untuk program lain menjadi lebih terbatas.
Meski demikian, pemerintah provinsi tetap berupaya menyeimbangkan antara kebutuhan belanja pegawai dan pembangunan sarana pendidikan.
“Memang sebagian besar anggaran pendidikan terserap untuk belanja pegawai. Tapi di sisi lain kita juga tetap berupaya mengalokasikan anggaran untuk sarana dan prasarana sekolah,” kata Saipul.
Guru Kepulauan Lebih Besar
Selain gaji pokok, pemerintah juga memberikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) kepada para guru sebagai bentuk dukungan terhadap kinerja tenaga pendidik.
Guru yang bertugas di wilayah kepulauan bahkan mendapat tambahan penghasilan yang sedikit lebih tinggi dibandingkan guru di wilayah daratan.
“Guru yang bertugas di daerah pulau tentu memiliki tantangan yang lebih besar. Karena itu kita memberikan reward berupa tambahan penghasilan yang sedikit lebih tinggi,” kata Saipul.
Tambahan tersebut diberikan kepada guru yang bertugas di wilayah kepulauan seperti Pulau Lepar Pongok dan Selat Nasik.
| Harga TBS Sawit Melonjak 7 Persen, Petani Sawit di Basel Mulai Lega |
|
|---|
| Jemaah Bangka Belitung Jalan Kaki 10 Km di Tengah Suhu 41 Derajat |
|
|---|
| Momen Terakhir Sebelum Eks Wali Kota Pangkalpinang Rosman Djohan Berpulang |
|
|---|
| Anjloknya Harga TBS Sawit Bangkitkan Trauma Petani di Bangka Belitung |
|
|---|
| Harga TBS Sawit Terjun Bebas di Beltim, Turun Rp600, Terimbas Wacana Ekspor Satu Pintu Presiden |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/guru-honorer-mengajar-siswa.jpg)