Berita Belitung Timur

Belitung Timur Perketat Pengawasan Hewan Kurban, Prioritaskan Sapi Lokal Bantuan Presiden

Pemkab Belitung Timur meningkatkan pengawasan hewan kurban menjelang Iduladha. Tim khusus diterjunkan untuk memastikan...

Tayang:
Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha
POTENSI - Deretan sapi tampak sehat di dalam kandang milik kelompok Bina Usaha Warga di Dusun Rasau, Desa Gantung, Selasa (14/4/2026) yang dikelola oleh sang ketua, Edy Supryanto. Selain mengelola penggemukan kambing kurban, kelompok ini juga fokus mengembangkan budidaya sapi dengan memanfaatkan ketersediaan rumput yang melimpah di wilayah Gantung guna mewujudkan kemandirian ternak di tingkat desa. 
Ringkasan Berita:
  • Pemkab Beltim melalui Dinas Pertanian dan Pangan memperketat pengawasan hewan kurban menjelang Iduladha 1447 Hijriah.
  • Tim khusus diterjunkan untuk memeriksa hewan di lapak pedagang dan peternakan.
  • Distangan tengah menyiapkan sapi bantuan presiden dengan memprioritaskan ternak lokal, estimasi bobot sekitar 700 kilogram.
  • Pendataan stok hewan kurban terus dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan kelayakan hingga hari pelaksanaan.

 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Pemerintah Kabupaten Belitung Timur ( Pemkab Beltim ) melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Distangan) memperketat pengawasan terhadap hewan kurban menjelang Iduladha 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh hewan yang akan disembelih dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distangan Belitung Timur, Heru Indramarta, mengatakan pengawasan hewan kurban merupakan agenda rutin setiap tahun. Pihaknya tidak ingin ada hewan yang tidak memenuhi syarat kesehatan beredar di masyarakat.

Untuk itu, Distangan membentuk tim khusus dari Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan yang ditugaskan melakukan pemeriksaan langsung ke lapak pedagang dan peternakan di wilayah Belitung Timur.

“Sebelum dilakukan pemotongan nanti, hewan-hewan ini harus dicek semuanya kesehatannya, layak atau tidak. Ini menjadi prioritas kami untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Heru, Selasa (14/4/2026).

Ia menjelaskan, pemeriksaan dilakukan sejak jauh hari sebelum Iduladha, mencakup kondisi kesehatan hingga kelayakan hewan berdasarkan syariat Islam. Pemeriksaan fisik dilakukan untuk memastikan hewan tidak cacat serta telah memenuhi usia minimal untuk kurban.

Dia mengingatkan kembali mengenai beberapa penyakit ternak yang sempat menjadi ketakutan warga pada tahun-tahun sebelumnya, seperti penyakit mulut dan kuku (PMK) serta lumpy skin disease (LSD) atau yang akrab disebut penyakit lato-lato.

Meskipun sekarang kondisi di Belitung Timur tidak ditemukan kasus PMK maupun LSD, Heru mengatakan, pihaknya akan tetap waspada.

“Selama ini kita ketahui ada penyakit PMK dan LSD yang menyerang kulit, tetapi alhamdulillah sampai saat ini sudah tidak ada lagi. Tentu kalau ini pun ditemukan nanti, tidak bisa kita sarankan untuk diperjualbelikan,” ujarnya. Heru menekankan pentingnya kejujuran para penjual hewan kurban

Penjual diharapkan tidak memaksa menjual hewan yang terindikasi sakit demi keuntungan semata.

Penjual juga diminta tidak mendirikan kandang sementara di lokasi yang dapat mengganggu kenyamanan warga sekitar. Kebersihan kandang menjadi poin yang paling ditekankan guna mencegah munculnya bau tak sedap dan potensi penularan penyakit.

“Kalau bisa harus tertib, jaga kebersihannya. Jangan sampai ini mengganggu masyarakat atau warga, dan lalu lintas di sekitar jalan tersebut. Kebersihanlah yang harus diutamakan,” kata Heru. 

Selain standar kesehatan, lanjut dia, pemeriksaan juga mencakup syarat hewan kurban sesuai syariat Islam yang menjadi acuan mayoritas warga. Hal ini meliputi pemeriksaan fisik untuk memastikan hewan tidak mengalami cacat. Selain itu, usia hewan juga menjadi variabel penting yang diperiksa oleh tim teknis di lapangan.

“Pengecekan ini bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga dari hal-hal lain yang diatur dalam syariat. Seperti misalnya hewan itu tidak boleh cacat fisik, kemudian harus cukup umur, selain daripada sehat,” ujar Heru. 

Prioritaskan Sapi Lokal untuk Bantuan Presiden

Dinas Pertanian dan Pangan (Distangan) Kabupaten Belitung Timur mulai mempersiapkan pengadaan sapi bantuan dari Presiden Republik Indonesia menjelang Iduladha 1447 Hijriah. Proses administrasi dan pengajuan calon sapi bantuan tersebut saat ini sudah berada di tangan pemerintah pusat.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distangan Kabupaten Belitung Timur, Therissia Hati, mengatakan, seluruh data yang diperlukan oleh Sekretariat Negara terkait calon sapi bantuan telah dikirimkan. Pihaknya kini menunggu arahan teknis selanjutnya.

“Untuk data sapi bantuan presiden yang sudah diminta, kita sudah mengajukan calon sapi tersebut dan datanya sudah masuk. Saat ini kami tinggal menunggu informasi lebih lanjut,” ujar Therissia, Selasa (14/4).

Mengenai sapi yang akan menjadi bantuan presiden, Therissia mengatakan fokus utama tahun ini adalah pemberdayaan peternak lokal di wilayah setempat. Dia menyebut kementerian memberikan arahan agar sapi bantuan presiden diusahakan berasal dari wilayah yang menyelenggarakan kurban tersebut.

“Informasi awalnya memang diusahakan sapi berada di lokasi atau wilayah kabupaten setempat. Jadi, kemungkinan memang akan ada sedikit penurunan bobot (sapi) dari tahun lalu,” kata Therissia.

Berdasarkan pantauan, distangan memperkirakan bobot sapi bantuan presiden di Belitung Timur tahun ini berada di angka ratusan kilogram.

“Perkiraan bobotnya kemarin sekitar 700 kilogram. Ini estimasi sementara berdasarkan calon sapi yang kita data di wilayah Beltim,” ujar Therissia.

Selain itu, Distangan juga terus melakukan pendataan stok hewan kurban di tingkat peternak. Pendataan dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan fisik untuk memastikan hewan memenuhi kriteria layak potong.

“Pendataan ini terus kami perbarui secara berkala seiring mendekatnya Iduladha,” jelasnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah daerah berharap pelaksanaan kurban tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat. (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved