Berita Belitung Timur

Gubernur Babel Respons Anjloknya Harga Sawit, APKASINDO Dipanggil Senin Depan

Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani, merespons cepat turunnya harga TBS kelapa sawit di tingkat pabrik. Pemerintah provinsi ...

Tayang:
Posbelitung.co/ Kautsar Fakhri Nugraha/Kautsar Fakhri Nugraha
RESPONS CEPAT - Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani saat diwawancarai usai menghadiri acara di Pantai Tanjung Pendam, Tanjungpandan, Belitung, Jumat (22/5/2026). Hidayat menegaskan pemerintah provinsi tidak tinggal diam dan berencana memanggil pihak Asosiasi Kelapa Sawit pada Senin, 25 Mei mendatang guna membahas jaminan stabilitas harga sawit di Babel yang dikabarkan turun hingga Rp500 per kilogram. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, merespons cepat kegaduhan terkait anjloknya harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang terjadi dalam dua hari terakhir.

Saat ditemui wartawan, Jumat (22/5/2026), Hidayat mengonfirmasi adanya laporan penurunan harga TBS yang cukup signifikan di sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) di Pulau Bangka maupun Pulau Belitung.

"Iya, saya juga dengar kabar itu (harga sawit turun)," ujar Hidayat.

Hidayat menjelaskan bahwa informasi yang masuk kepadanya menunjukkan adanya indikasi penurunan harga beli TBS swadaya yang cukup besar di beberapa daerah, bahkan ada yang menyentuh angka yang berpotensi berdampak.

"Saya juga dengar ada kabar kalau (harga TBS sawit) turun sampai 500 perak," ucapnya.

Baca juga: Harga Sawit Turun Mendadak, Petani Simpang Pesak Trauma Krisis Sawit Masa Lalu

Mengingat dampak penurunan harga yang langsung menyentuh para petani mandiri di daerah, Hidayat memastikan pemerintah provinsi tidak akan tinggal diam.

Oleh karena itu, orang nomor satu di Provinsi ini berencana memanggil pihak asosiasi kelapa sawit, tepatnya APKASINDO untuk duduk bersama dalam waktu dekat.

"Jadi saya rencana akan panggil asosiasi kelapa sawit di hari Senin nanti untuk membahas lebih lanjut," ungkapnya.

Melalui pertemuan hari Senin nanti, diharapkan lahir hasil yang mampu memberikan perlindungan dan jaminan stabilitas harga bagi para petani sawit rakyat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved