Berita Bangka Belitung

Harga TBS Sawit Melonjak 7 Persen, Petani Sawit di Basel Mulai Lega

Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Bangka Selatan, Bangka Belitung, kembali mengalami kenaikan per Jumat (29/5/2026).

Tayang:
Editor: Fitriadi
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
ANTRE - Para sopir truk antre memasok tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Desa Bangka Kota, Kecamatan Simpangrimba, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (12/5/2026). 

Di sisi lain, Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Bangka Belitung menilai gejolak harga sawit saat ini dipicu kebijakan regulasi ekspor di tingkat pusat.

Pelaksana Tugas Ketua Apkasindo Babel, Jamaluddin, mengatakan dampak penurunan harga dirasakan hampir di seluruh daerah penghasil sawit di Indonesia.

“Padahal kalau melihat pasar luar negeri, harga CPO sebenarnya masih bagus. Tetapi kebijakan ini membuat harga TBS di dalam negeri turun drastis dan petani yang paling merasakan dampaknya,” ujar Jamaluddin.

Ia mengingatkan apabila tren penurunan harga berlangsung lama, kondisi ekonomi masyarakat sawit di Bangka Belitung bisa terdampak serius, terutama menjelang tahun ajaran baru sekolah saat kebutuhan rumah tangga meningkat.

Dalam waktu dekat, Apkasindo Babel dijadwalkan mengikuti rapat dengar pendapat bersama DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada 2 Juni mendatang, untuk membahas kondisi harga sawit dan aspirasi petani di daerah.

"Kita ingin bicarakan penurunan harga TBS ini, karena ini kebijakan pemerintah pusat. DPRD Babel menanyakan perkembangan di tingkat petani, di enam kabupaten, kita sampaikan ke provinsi," kata Jamaluddin.

Dia mengatakan, harga TBS Kelapa Sawit di pabrik saat ini berkisar Rp 2.070-2.250 per kg dan di tingkat petani Rp 1.700-1.750 per kg. (u1/riu)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber: Pos Belitung
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved