Sosok

Iptu Andi Sriulva Baso, Sosok Polwan Anti Korupsi Raih Hoegeng Awards 2025

Atas dedikasinya itu, dia diberi penghargaan Hoegeng Awards 2025 dalam kategori Polisi Inovatif.

Tayang:
Editor: Alza
Youtube/Tribunnews
POLWAN ANTI KORUSPI - Potret Iptu Andi Sriulva Baso Paduppa, Polwan Sulsek meraih Hoegeng Awards 2025 berkat inovasi "Meja Tanpa Laci" yang cegah pungli di ruang pelayanan publik.  

POSBELITUNG.CO – Inilah sosok Polisi Wanita (Polwan) antikorupsi di Indonesia.

Atas dedikasinya itu, dia diberi penghargaan Hoegeng Awards 2025 dalam kategori Polisi Inovatif.

Dia menghadirkan "Meja Tanpa Laci" di ruang pelayanan publik.

Berkat inovasi ini, tidak ada celah pungutan liar (pungli) dan menumbuhkan budaya transparansi di lingkungan kepolisian.

Polwan itu adalah Iptu Andi Sriulva Baso Paduppa.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Auditorium Mutiara STIK-PTIK Polri, Jakarta Selatan, Rabu (16/7/2025). 

Iptu Andi Sriulva mengaku penghargaan ini menjadi salah satu momen paling membanggakan dalam perjalanan kariernya sebagai polisi wanita.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tetapi juga untuk seluruh anggota Polri yang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik tanpa celah pungli,” ucapnya, Jumat (18/7/2025).

Andi Sriulva mengatakan, penghargaan Hoegeng Awards 2025 bukanlah akhir perjuangan, melainkan awal dari komitmen baru untuk menginspirasi anggota Polri lainnya.

“Harapan saya, semakin banyak inovasi yang lahir dari anggota Polri, baik untuk meningkatkan pelayanan publik maupun menjaga integritas institusi,” ungkapnya.

Ia juga berpesan kepada generasi muda Polri agar selalu bekerja dengan hati dan mendengarkan aspirasi masyarakat.

“Dengarkan keluhan mereka, carikan solusi, dan kerjakan tugas dengan ikhlas. Kalau kita memulai dari niat baik, hasilnya pasti baik juga,” tegasnya.

Meja Tanpa Laci

Inspirasi untuk menciptakan "Meja Tanpa Laci" bermula dari keterlibatannya dalam program Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) yang digagas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Sorong, Papua Barat Daya, pada 2015.

“Materi yang saya terima benar-benar mengubah cara pandang saya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved