Breaking News:

OPINI

Sisi Lain Potensi Kekayaan Alam Pulau Belitung

Belitung, sebuah nama pulau kecil di Indonesia yang memiliki kekayaan alam yang luar biasa dibandingkan pulau-pulau lainnya.

Sisi Lain Potensi Kekayaan Alam Pulau Belitung
Istimewa
Hutan Kerangas

Penelitian ini meliputi analisa Geologi, hidrogeologi (air tanah dan air permukaan), analisa tanah antara kawasan yang masih alami dan di lokasi bekas tambang dan juga sosio-demografi.

Hasil penelitian berupa peta rekomendasi satuan kesesuaian lahan kawasan yaitu yang menggambarkan potensi dan kendala dari kawasan yang dinyatakan berdasarkan data fisik, lapangan dan data-data sekunder (Santi.D.P, 2009).

cratoxylon formosum

Pengamatan di lapangan serta hutan kerangas yang kami lihat membuat banyak pertanyaan akan potensi dan karakter yang ada di dalamnya.

Tidak hanya itu, yang lebih penting dari keberadaan Hutan Kerangas ini yaitu, di hutan ini banyak terdapat species langka yang hidup didalamnya dan spesies tumbuhan obat juga berlimpah diekosistem hutan kerangas ini.

Oleh karena itu pada tahun 2012, dari penelitian dasar ini kami melakukan gabungan antara analisa geologi dengan penelitian khusus Hutan Kerangas dimana fokus riset mengenai keanekaragamana species tumbuhan di hutan ini.

Dari hasil riset yang telah dilakukan, Hutan kerangas Belitung Timur disusun oleh 224 spesies tumbuhan dan 72 famili, dimana 101 diantaranya berkhasiat sebagai obat (Oktavia 2012). Jumlah spesies tumbuhan obat yang teridentifikasi sebanyak 101 spesies.

Tidak hanya itu, dari riset ini diketahui bahwa di Hutan Kerangas Belitung Timur terdapat species yang dilindungi yaitu Kantong semar (Nepenthes). Keanekaragaman tumbuhan obat di hutan kerangas sangat melimpah, terdiri dari famili Rubiaceae, Myrtaceae, Fabaceae, Euphorbiaceae, Cluaiaceae dan Apocynaceae (Oktavia, 2012).

Sangat menakjubkan, hutan yang dari jauh hanya berupa pohon-pohon kurus, kerdil, kering diatas pasir kuarsa putih, ternyata menyimpan banyak keanekaragaman tumbuhan obat dan species langka. Karena di dunia keberadaannya sangatlah sedikit, kekhasan ini jangan sampai hanya menjadi cerita anak cucu. Dan yang harus diingat, tidak semua Hutan Kerangas memiliki keanekaragaman timbuhan obat yang berlimpah.

Begitu banyak hal yang bisa dikembangkan dalam pemanfaatan tumbuhan obat ini. Di tambah lagi dengan keberadaan obat-obat herbal semakin ditinggalkan. Padahal , hutan di depan mata banyak menyediakan bahkan gratis. Hutan yang langka apabila dijaga dan ditata dengan baik,akan menjadi objek wisata yang menarik dan tentu karena kelangkaannya yang tidak terdapat diseluruh dunia.

Hutan Kerangas

Pada tahun 2014 kami melanjutkan riset mengenai Hutan Kerangas yang semakin membuat kami penasaran yaitu mengenai analisis karakteristik tanah di Hutan Kerangas yang kami bandingkan dengan lahan bekas pertambangan timah.

Perbedaan kondisi geologi di setiap lokasi sangat mempengaruhi kondisi fisik dan kimia tanah serta vegetasi penyusun ekosistem yang ada disana. Oleh sebab itu kami melakukan kajian dengan perbandingan Hutan Kerangas sekunder tua dengan daerah bekas penambangan timah yang berumur100 tahun.

Fokus dari penelitian ini yaitu menghasilkan rekomendasi upaya memperbaiki fisik tanah yang otomatis mempengaruhi perubahan kimia tanah, serta teknik apa yang bisa diaplikasikan untuk konservasi dalam kasus yang setiap hari kita lihat ini (Oktavia, 2014).

Kami menyimpulkan kolaborasi antara Geowisata dan Ekowisata merupakan aset berharga yang tidak hanya memiliki nilai jual tetepi juga estetika alami untuk memikat dunia luar dan bisa dikembangkan sebagai objek pendidikan, riset social-demografi dan sejarah langka untuk anak cucu.(*)

Penulis :

Santi Dwi Pratiwi, ST.MRSc 

Kandidat PhD of Petroleum Geology&Paleoceanography, Akita University-Jepang

Dina Oktavia, S.Hut.MSi

Kandidat PhD of Forest Ecology , The Northeast Forestry University-China

Contact person : sdp_geologist@yahoo.co.id

Editor: Rusmiadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved