Anak Kembar Ini Terpaksa Dinikahkan untuk Hindari Kematian

Sebab, menurut kepercayaan orangtuanya, anak kembar ini dianggap sebagai reinkarnasi dari 'belahan jiwa' dari kehidupan di masa lampau.

Exclusivepix Media
Si kembar Teekatat dan Tawisa Hiranmekawanit yang dinikahkan secara adat 

Mempelai wanita menggunakan pakaian adat dengan sarung berwarna emas dan selempang berwarna emas.

Sedangkan mempelai pria menggunakan baju putih, serta celana dan selempang berwarna emas.

Layaknya pernikahan sungguhan, si anak laki-laki harus memberi sinsod, semcam pembayaran yang dilakukan oleh keluarga pria kepada mempelai wanita, sekitar 22,000 Baht Thailand (8 juta Rupiah) dan 30,5 g emas 23 karat.

Exclusivepix Media
Exclusivepix Media

Penduduk desa dan sanak keluarga juga hadir pada upacara pernikahan yang dilakukan di Wiset Chai Charn di distrik Ang Thong.

"Suasanyanya sangat santai dan baik. Masyarakat sekitar membantu kami. Sebagai orang tua kami menanggung semua pernikahan ini untuk membiarkan para malaikat tahu bahwa anak kembar kami bahagia dengan cinta dan akan selalu bersama," ungkapnya.

Orang tua percaya kalau kepercayaan kuno ini untuk menunjukkan kepada para malaikat kalau merekaSALING mencinta dan tidak akan terpisahkan.

Meski mereka telah menikah, tapi itu hanya secara adat saja, bukan secara hukum.

Artinya ketika dewasa nantinya mereka bisa mencari pasangan masing-masing dan menikah.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved