Breaking News:

Komisi I DPRD Beltim Nilai Pengawasan Pelabuhan Khusus di Beltim Lemah

Sebagian dinyatakan sudah mati, sedang dalam proses izin, ditinggalkan pemilik hingga tidak diperpanjang.

Penulis: Dedi Qurniawan | Editor: Edy Yusmanto
Komisi I DPRD Beltim Nilai Pengawasan Pelabuhan Khusus di Beltim Lemah
Pos Belitung/Dedi Qurniawan
Caption: Oman Anggari (POSBELITUNG/DEDY QURNIAWAN)

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR- Wakil Ketua Komisi I DPRD Beltim Oman Anggari menyoroti keberadaan pelabuhan khusus (pelsus) atau terminal khusus (tersus) di Belitung Timur.

Menurutnya, pengawasan terhadap keberadaan pelsus atau tersus ini lemah.

Oman menyatakan, ada belasan jumlah pelsus di Beltim.

"Ada belasan itu," ujar Oman kepada Pos Belitung di Gedung DPRD Beltim, Selasa (28/2/2017).

Sebagian dinyatakan sudah mati, sedang dalam proses izin, ditinggalkan pemilik hingga tidak diperpanjang.

"Pengawasannya sekarang ini nyaris tidak ada pengawasan. Karena keweangan untuk pengawasannya oleh Pemda juga tidak ada karena itu punya pemerintah pusat. Tapi realnya itu ada di daerah kabupaten," papar Oman.

Dia menilai pelsus yang sudah tidak aktif ataupun ditinggalkan pemilik seharusnya disiatati Pemkab Beltim.

"Ini seharusnya Pemda kreatif, terutama Dinas Perhubungan. Seharusnya sudah diambil alih oleh pemda untuk yang izinnya sudah mati," ujar Politisi NasDem ini.

Menurut dia pengambilalihan pelsus yang sudah mati bukan perkara sulit sebab bisa diusulkan ke pusat (KUPP) yang memberikan izin.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved