Breaking News:

Nenek 83 Tahun Digugat Anak dan Menantunya Rp 1,8 Miliar, Berawal karena Utang Rp 20 Juta

Menurut Nitta, seharusnya persoalan ini diselesaikan secara kekeluargaan, bukan melalui "meja hijau".

BLOG.DEBUSANA.COM
Ilustrasi 

POSBELITUNG.COM, GARUT - Seorang ibu digugat anaknya melalui Pengadilan Negeri Garut karena utang piutang. 

Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyatakan kasus tersebut merupakan kategori kekerasan terhadap lanjut usia (lansia).

"Menurut kami gugatan yang dilakukan anak kandung dan menantu terhadap ibunya itu merupakan bentuk kekerasan terhadap lansia," kata Ketua Bidang Advokasi P2TP2A Kabupaten Garut, Nitta Kusnia Widjaja kepada wartawan di Garut, Jumat (24/3/2017).

Menurut Nitta, seharusnya persoalan ini diselesaikan secara kekeluargaan, bukan melalui "meja hijau".

Kasus ini, lanjut dia, menjadi pembelajaran bagi kehidupan manusia lainnya dalam memaknai kehadiran ibu.

"Kasus ini ada pesan moralnya buat kita semua, hargailah ibu yang telah melahirkan kita," katanya.

Berikut ini delapan fakta terkait kasus tersebut.

1. Tergugat bernama Siti Rokayah atau disapa Amih.

2. Siti merupakan wanita lanjut usia atau usianya kini menginjak 83 tahun.

3. Dia tercatat sebagai warga Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved