Cerita Mengapa Ada Orang yang Meninggal Tersenyum

Orang yang mati syahid, merasakan sakaratul maut seperti cubitan saja. Sehingga tidak terasa sakit.

Tayang:
net
Ilustrasi orang yang meninggal tersenyum 

Semua penduduk dan ulama gempar bakal hal itu. 

Bagaimana tidak, tangan si pemandi mayat terlekat sehingga semua orang di situ mati akal untuk melepaskan tangannya dari mayat wanita (tas wanita, Red) tersebut.

Terdapat 2 cara untuk menyelesaikan masalah itu. Pertama, memotong tangan wanita (tas wanita, Red) pemandi mayat tersebut dan kedua tanam kedua-dua wanita (tas wanita, Red)itu sekaligus.

Akhirnya, mereka memutuskan untuk meminta pendapat daripada Imam Malik. 

Imam Malik bukan calang-calang orang yg memberi fatwa.

Pernah ada satu ketika, Imam Malik mendapat 40 pertanyaan, tetapi yg dijawabnya hanyalah 5.

 Ini menunujukkan bakal berhati-hatinya dan betapa sensitifnya beliau dalam isu agama.

Imam Malik bertanya kepada wanita (tas wanita, Red)si pemandi mayat itu bahwa adakah dia berkata apa-apa kepada si perempuan (baju wanita, Red)tersebut semasa memandikannya.

Wanita pemandi mayat itu berkata bahawa dia ada mengatakan kepada si perempuan (baju wanita, Red)itu sewaktu membersihkan tubuhnya:

“Berapa kalilah tubuh ini sudah melakukan zina”

Imam Malik berkata “kamu sudah menjatuhkan Qazaf (tuduhan zina) diwanita (tas wanita, Red)tersebut, sedangkan kamu tidak mendatangkan 4 orang saksi.

Maka kamu harus dijatuhkan hukuman hudud 80 kali sebatan karena tidak mendatangkan saksi.”

Selepas wanita (tas wanita, Red)pemandi mayat itu dikenakan hukuman 80 sebatan maka terlepaslah tangannya dari mayat tersebut.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved