Breaking News:

Opini

Pariwisata Bangka Belitung Terancam Masuk ICU

Belitung yang menjadi cikal bakal dalam cerita tersebut berhasil menciptakan harapan baru masyarakat bangka belitung

net
Ketua DPD ASPPI Babel Agus Pahlevi 

Di warung kopi, di pasar pasar, bahkan di dalam rumpian kaum hawa pun istilah ini terdengar.

Seluruh masyarakat dalam berbagai bidang berlomba lomba untuk terlibat didalam hal yang baru populer akibat sebuah novel buah karya anak cerdas dari lenggang. Pariwisata pariwisata pariwisata.

Nelayan tak pernah tau bahwa mereka sangat berjasa dalam menyediakan ikan segar sebagai makanan yang super lezat bagi wisatawan.

Petani lada tidak sadara bahwa lada dari kebun mereka menambah kelezatan kuliner yang dinikmati oleh wisatawan.

Bahkan aktifitas rutin ibu rumah tang setiap hari membersihkan pekarang rumah, mereka pun tidak pernah tahu bahwa jasa mereka sangat berharga dalam menciptakan kenyamanan wisatawan saat menikmati perjalanan berkeliling dalam menikmati pesona alam bangka belitung.

Memang banyak pihak yang mengecam bahwa pariwisata mengarahkan kepada maksiat. Tetapi hal ini tidak bisa dibuktikan. Bahkan kenyataannya ketika timah sepi, tempat hiburan malam pun ikut sepi. Ternyata bukan wisatawan.

Banyak pihak juga yang menyatakan bahwa pariwisata hanya menguntungkan pengusaha saja, dan melihat realita itupun tidak ditemukan kebenarannya.

Realitanya adalah pengusaha di bidang pariwisata memberikan peluang pemerataan ekonomi masyarakat yang sangat signifikan.

Mengapa tidak, karena perjalanan uang dari wisatawan ke masyarakat berlangsung cepat dan terstruktur, bahkan golongan yang merasa tidak terlibat pun merasakan dampaknya.

Sebaliknya pertambangan timah yang konon menjamin kesejahteraan, realitanya adalah sebaliknya. Ketika pensiun kondisi ekonomi terpuruk, dan masyarakat sekitar hanya menjadi penikmat mimpi saja.

Halaman
123
Editor: Edy Yusmanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved