Dermaga Teluk Gembira Hampir Ambruk, Bupati Belitung Beberkan Kendala Perbaikan

Dermaga ini memang sudah ada sejak lama, serta sudah menjadi sarana transportasi untuk masyarakat ke Desa Pulau Seliu.

Tayang:
Penulis: Disa Aryandi |
IST
Kondisi Dermaga Teluk Gembira, Desa Padang Kandis, Kecamatan Membalong. Dermaga ini digunakan untuk penyeberangan ke Desa Pulau Seliau. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Status lahan tempat Dermaga penyeberangan menuju Desa Pulau Seliu, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung yang berada di Teluk Gembira, Desa Padang Kandis, ternyata milik perseorangan.

Dermaga ini memang sudah ada sejak lama, serta sudah menjadi sarana transportasi untuk masyarakat ke Desa Pulau Seliu.

Namun untuk membangun Dermaga ditempat yang lama, pemerintah harus mendapat kejelasan.

Terutama terhadap status lahan tersebut kedepan, sebab pemerintah tidak bisa membangun infranstruktur di atas lahan orang.

"Tapi itu sudah di proses. Kemarin kami konsen nya dilahan belakang Masjid Desa Padang Kandis itu. Memang agak jauh dari dermaga yang sekarang ini, tapi lahan nya dapat. Kemarin memang soal lahan itulah," kata Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) kepada posbelitung.co, Kamis (1/11/2018).

Apabila lahan di dermaga yang sekarang ini sudah ada kesepakatan antara pemilik lahan dan komisi I DPRD Belitung, maka bisa dibangun di atas lahan tersebut.

"Kalau memang belum ada kejelasan, maka akan dibangun dibelakang masjid. Tapi inilah, kemarin kalau memang sudah sonding komisi I kami akan bangun di teluk gembira, ya disitu. Itu sebetulnya sudah ada perencanaan, tinggal realisasi saja nanti mungkin 2019," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, satu-satunya sarana transportasi menuju Desa Pulau Seliu, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung yakni menggunakan kapal penyeberangan atau melalui transportasi laut.

Kapal penyeberangan biasa bersandar di Dermaga Teluk Gembira, Desa Membalong. Namun Dermaga tersebut kini sudah dalam kondisi hampir ambruk.

Kondisi kerusakan dermaga itu, terbilang sudah sangat parah.

Bagian tengah dermaga ini sudah melengkung ke bawah dan ujung dari dermaga ini sudah ambruk serta tiang pondasi sebagai penahan sudah terkikis air laut.

Dermaga ini satu-satunya dipergunakan oleh masyarakat untuk membantu transportasi serta pemutaran roda ekonomi di Desa Pulau Seliu.

"Jadi kami minta tolong itu diperhatikan betul-betul. Kalau tidak diperbaiki atau dibuat dermaga baru, tidak sampai satu tahun lagi akan hancur. Apalagi sebentar lagi memasuki musim barat, ombak kencang," kata Anggota DPRD Kabupaten Belitung Wahyu Affandi kepada Posbelitung.co, Kamis (1/11/2018).

Kondisi kerusakan dermaga tersebut, kini sudah banyak dikeluhkan oleh warga Desa Pulau Seliu, lantaran sebagai tempat bersandar kapal pengangkut barang dan penumpang.

"Kami komisi 1 dan dinas terkait sudah kunjungan kesana (dermaga Teluk Gembira), dan kami sudah melakukan mediasi kepada pemilik lahan. Tentu nya ada solusi yang telah disepakati antar kedua belah pihak," ucapnya.

Kata Wahyu, keberadaan dermaga itu memang sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat di Desa Pulau Seliu, maupun Desa Padang Kandis.

Terlebih lagi, Desa Pulau Seliau tersebut sudah dijadikan tempat kunjungan wisatawan oleh pemandu wisata.

"Kalau nanti ini sudah hancur, mau gimana lagi, mau lewat mana lagi orang yang ingin ke Pulau Seliu. Karena orang bawak beras, kebutuhan dapur, dan segala macam melalui dermaga itu," ucapnya. (*)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved