Berita Belitung Timur

Pembangunan Sekolah Rakyat di Belitung Timur Ditargetkan Mulai September 2026

Pemerintah Kabupaten Belitung Timur memastikan pembangunan fisik proyek Sekolah Rakyat akan segera dimulai dalam beberapa bulan...

Tayang:
Posbelitung.co/ Kautsar Fakhri Nugraha/Kautsar Fakhri Nugraha
PENJELASAN - Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DSP3A) Belitung Timur, Ronny Setiawan saat memberikan penjelasan dalam rapat koordinasi percepatan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Ruang Satu Hati Bangun Negeri (SHBN), Kantor Bupati Beltim. Pemkab Belitung Timur menargetkan proyek Sekolah Rakyat anggaran APBN tahap ketiga tersebut dapat mulai melakukan pembangunan fisik pada September atau Oktober 2026 mendatang setelah seluruh syarat lahan seluas 8,6 hektar dilengkapi. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Rencana pembangunan fisik proyek Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Belitung Timur dipastikan akan segera bergulir dalam beberapa bulan ke depan.

Pemerintah Kabupaten Belitung Timur saat ini sedang berpacu dengan waktu untuk merampungkan seluruh dokumen administrasi dan teknis yang disyaratkan oleh pemerintah pusat.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Belitung Timur, Ronny Setiawan mengatakan, hingga kini progres pembangunan fisik memang belum dimulai karena masih berada dalam tahap pematangan regulasi dan administrasi.

"Belum ada (progres fisik), baru rencana mau dibangun sekitar bulan September atau Oktober esok," kata Ronny dalam pemaparannya, Jumat (29/5/2026).

Mengenai sumber pendanaan, Ronny menyebut proyek ini akan didanai penuh melalui pos anggaran pusat. Pemerintah daerah optimis alokasi dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut akan turun tepat waktu pada pencairan gelombang berikutnya.

"Pembangunan ini dilakukan melalui alokasi anggaran APBN tahap ketiga," ucapnya.

Pemkab Beltim pun mengklaim telah memenuhi seluruh persyaratan hitam di atas putih yang diminta oleh Sekretariat Bersama (Sekber). Komitmen nyata yang telah ditandatangani oleh Bupati Belitung Timur antara lain kesediaan daerah untuk melaksanakan land clearing atau pembersihan lahan.

Selain itu, pemerintah daerah juga telah merampungkan penyusunan dokumen lingkungan hidup berupa Rencana Kelola Lingkungan dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RKL-RPL).

Langkah lainnya dibuktikan oleh penyerahan aset tanah yang nantinya akan dijadikan lokasi utama kompleks Sekolah Rakyat.

"Pak Bupati juga membuat semacam surat kepada pihak yang punya otoritas di Sekretariat Bersama itu, menyerahkan lahan yang 8,6 hektar itu," ungkapnya.

Saat ini, pihak jajaran dinas terkait bersama tim percepatan daerah tinggal menunggu arahan dan verifikasi akhir dari kementerian terkait di Jakarta.

"Prinsipnya syarat dan ketentuan untuk bangun SR sudah kita lengkapi, kita tinggal tunggu info tindak lanjut dari pusat," kata Ronny.

Terakhir, Ronny mengatakan pemerintah daerah menaruh harapan sangat besar agar proyek ini tidak lagi mengalami penundaan jadwal seperti yang sempat terjadi sebelumnya.

"Satu harapannya, supaya di tahap tiga ini kita tidak lagi ditunda atau tidak lagi dibatalkan. Memastikan bahwa kita mendapatkan alokasi pembangunan Sekolah Rakyat itu," tutupnya. (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved