Breaking News:

Obrolan Basa Basi Saat Silaturahmi Lebaran Idul Fitri Bermanfaat bagi Emosional dan Sosial

Ternyata, obrolan ringan memang harus kita lakukan, karena memiliki efek positif bagi kondisi emosional dan kemampuan sosial kita.

Posbelitung/Suharli
Bupati Belitung Timur, Burhanudin (peci hitam baju batik) saat menerima yang datang di kediamannya, Desa Mayang, Kelapa Kampit Rabu, (5/6/2019) 

Lewat studinya, Epley dan koleganya mencoba mencari tahu penyebab ‘paradoks antisosial’ ini. Jawabannya adalah ‘pluralistic ignorance’, di mana semua orang sebenarnya ingin mengobrol, namun mereka beranggapan bahwa orang lain tidak mau diajak bicara.

Artinya, bisa jadi semua orang di gerbong kereta tersebut ingin memulai percakapan, namun takut untuk memulai obrolan lebih dulu.

Selain dapat mengubah mood harian, obrolan seperti ini juga berperan dalam pembentukan dan penguatan ikatan sosial, terutama pada orang yang tidak begitu dekat namun sebenarnya sering kita jumpai.

Meski demikian, obrolan ringan tidaklah mudah untuk dilakukan, terutama dalam pemilihan topik.

Beberapa orang benci membicarakan hal yang sifatnya sepele dan tidak informatif, seperti kondisi cuaca atau kejadian di berita.

Di sisi lain, beberapa orang juga menghindari topik yang relatif lebih berat dan sensitif, seperti politik atau isu lingkungan. Lantas, bagaimana seharusnya kita bersikap dan topik apa yang kita pilih?

"Saat anda bersikap baik duluan terhadap orang lain, mereka akan membalasnya dengan baik pula pada anda dan orang lainnya," ujar Bernardo Carducci, psikolog dari Indiana University.

Carducci menjeaskan beberapa hal yang dapat dilakukan dalam memulai dan melanjutkan pembicaraan dengan orang lain, terutama yang tidak kita kenal, di antaranya adalah menyapa dan memperkenalkan diri terlebih dahulu, dan bersikap ramah dan sopan, tanpa berusaha untuk terkesan lucu, pintar, apalagi merasa paling penting.

Biarkan percakapan berlangsung alami, tanpa pretensi. Mengenai pemilihan topik, perhatikan kepribadian orang yang anda ajak bicara.

Percakapan dapat dimulai dengan membicarakan hal yang tidak asing, misal kejadian yang terjadi di lokasi tempat Anda bicara.

Halaman
123
Editor: Fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved