Cuma 500 Orang di Dunia Memiliki 'Paspor Sakti' dan Langka

Inilah 'Paspor Sakti' dan Langka yang Hanya Dimiliki 500 Orang di Dunia

Cuma 500 Orang di Dunia Memiliki 'Paspor Sakti' dan Langka
KOMPAS.COM
Ilustrasi: Paspor baru Indonesia 

POSBELITUNG.CO - Paspor dari negara mana saja kah yang termasuk ke dalam 'paspor sakti'?

Salah satunya adalah paspor Jepang.

Dengan paspor ini, warga Jepang bisa masuk ke 189 negara di dunia tanpa memerlukan visa.
Namun ada paspor yang terbilang lebih bergengsi dari paspor mana saja di dunia.

Paspor ini sangat langka, hanya dimiliki oleh 500 orang di dunia. Paspor tersebut adalah paspor diplomatik yang dikeluarkan oleh Sovereign Military Order of Malta (Orde Militer Berdaulat Malta).

Orde Militer Berdaulat Malta ini adalah sebuah ordo Katolik yang kedaulatannya diakui oleh Paus Paschal pada 1113.

Awalnya mereka adalah komunitas biarawan yang bertanggung jawab merawat orang sakit.

Dalam perkembangannya, ordo ini menjadi ordo militer alias ksatria yang menjaga Tanah Suci dan para peziarah, serta memberi perawatan kesehatan bagi para peziarah.

Sejarah panjang perang dan politik membuat ordo ini pindah ke daerah Malta, Italia.

Paspor Jepang Kini Jadi yang Terkuat di Dunia, Paspor Indonesia?

Sampai saat ini Ordo Militer Berdaulat Malta masih tetap ada dan memiliki status pengamat permanen (permanent observer) di Perserikatan Bangsa-bangsa. Sehingga membuat mereka memiliki kedaulutan di bawah hukum internasional.

Hanya saja fungsi ordo ini lebih berfokus pada pekerja medis, sosial, dan kemanusiaan.

Untuk mendapat paspor super langka ini tentunya bukan hal mudah.

Paspor ini menurut Ordo Militer Berdaulat Malta hanya diberikan kepada anggota dewan berdaulat (pemerintah), kepala dan anggota misi diplomatik (serta pendamping dan anak mereka).

Beberapa pengecualian, paspor diberikan kepada tokoh senior yang bertanggung jawab atas misi khusus yang diberikan Ordo Militer Berdaulat Malta.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved