Beli Burung Merpati Seharga Rp 1 Miliar, Robby Mengaku Tak Rugi
Ajang balapan merpati sudah banyak dikenal di kalangan masyarakat Indonesia.Tak jarang hal ini banyak ditemui di desa - desa maupun perkampungan
"Rata-rata setiap perlombaan total hadiah bisa Rp 75.000.000 sampai ratusan juta tergantung pesertanya," akunya.
Aris sebenarnya merasa berat melepaskan Jayabaya, burung merpati kesayangannya tersebut.
Baca Juga: Peringati HUT Bhayangkara ke-73, 11 Personel Brimob Taklukan Salah Satu Puncak Bersalju di Dunia
Ia memakai strategi mematok harga yang sangat tinggi pada Jayabaya supaya tidak ada orang yang berani membelinya.
Sebenarnya saya berat ngelepas. Strategi saya biar orang enggak ada yang mau beli burung saya, makanya dipatok Rp 1 miliar,” kata Aris, Senin sore.
Akhirnya rasa sayang Aris terhadap burung merpati miliknya goyah ketika datang dua tawaran menggiurkan.
Tawaran pertama datang dengan nilai Rp. 700.000.000 dan tawaran kedua Rp. 750.000.000.
Aris hanya goyah, tapi belum mau melepas burung merpatinya ke tangan orang lain.
“Ada dua orang yang nawar. Dari Banten Rp 700 juta dan pak Robby orang Bogor (Rp 750 juta). Penawarannya itu sekitar dua bulan lalu," bebernya.
Kedua tawaran menggiurkan itu belum terlalu digubris oleh Aris.
Namun, ketika salah satu dari dua orang penawar yang pernah ditolaknya dua bulan lalu kembali datang menyebutkan angka Rp 1 miliar untuk memboyong Jayabaya, Aris tidak kuat menahan godaan.
Tak mau kehilangan momen langka, burung merpati juara itu akhirnya direlakan olehnya untuk dimiliki orang lain.
“Mungkin pak Robby takut keduluan, jadi pak Robby berani bayar segitu. Saya juga kaget kok, ada yang sanggup ngeluarin Rp 1 miliar buat seekor burung.
Kalau paketan misalnya pernah ada 12 ekor sampai 20 burung seharga Rp 700.000.000, tapi ini satu burung," ujar Aris masih keheranan.
Dengan nominal fantastis yang didapatnya dari hasil menjual Jayabaya, Aris mengaku tidak merasa rugi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/burung-merpati3.jpg)