Ini Lima Langkah Yang Bisa Dilakukan Jika Anda Mengalami Musibah Laka Laut
Kasat Polairud Polres Belitung AKP M Syarifudin Ginting mengimbau kepada para nelayan tetap waspada menghadapi kondisi cuaca saat ini.
Penulis: Dede Suhendar | Editor: Evan Saputra
Saat jatuh, silangkan kaki dan cobalah masuk ke air dengan telapak kaki lebih dulu.
4. Menjauh dari Kapal, Jika Ukurannya Besar
Kapal besar cenderung menciptakan efek menyedot dan menghisap semua yang tenggelam.
Akibatnya, semakin besar kapal, Anda harus menyingkir dari kapal saat kapal itu tenggelam.
Hal ini penting karena kapal besar bisa menyedot Anda meskipun memakai pelampung penyelamat.
Untuk menyingkir dari kapal, ini beberapa hal yang bisa Anda lakukan:
Gunakan gaya dada untuk berenang menjauhi kapal, Tendang kuat-kuat dengan kaki Anda
Jika Anda tidak pandai berenang, tetap tenang, berjalanlah di dalam air, dan pelan-pelan menjauh dari kapal tenggelam.
5. Hindari Hipotermia
Selain tenggelam, hipotermia merupakan ancaman terbesar bagi keselamatan Anda setelah kapal tenggelam.
Paparan terhadap air dingin akan menurunkan suhu tubuh. Jika suhu tubuh terlalu rendah, tubuh akhirnya akan mati rasa dan berisiko menyebabkan meninggal dunia.
Beberapa hal ini bisa dilakukan untuk mencegah hipotermia :
Jika Anda berada di permukaan air dengan alat pelampung dan bukan di atas rakit, rapatkan lutut Anda ke dada. Hal ini akan membantu menjaga panas tubuh.
Jika Anda bersama orang lain di permukaan air atau di atas rakit, tetaplah bersama-sama, dan saling berpelukan.
Tetaplah berpakaian meskipun bash kuyup karena pakaian membantu menjaga suhu tubuh anda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/helikopter-bolkow-105-milik-polda-babel.jpg)