Breaking News:

Ngaku Anggota BIN dan Wartawan, Aksi Komplotan Ini dengan Kedok Rekrutmen CPNS Terbongkar

Para tersangka dalam aksinya, tak segan gunakan atribut pers televisi nasional swasta, KPK, mengaku anggota

Editor: Kamri
Istimewa/TribunJateng.com
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan menunjukan tersangka kasus penipuan berkedok perekrutan PNS di Mapolres Kebumen, Senin (3/2/2020). 

Ngaku Anggota BIN dan Wartawan, Aksi Komplotan Ini dengan Kedok Rekrutmen CPNS Terbongkar

POSBELITUNG.CO - Komplotan kasus penipuan dengan modus dapat meloloskan korbannya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), ditangkap jajaran Sat Reskrim Polres Kebumen, Jawa Tengah.

Polisi membekuk 3 tersangka. Sementara 3 pelaku lainnya masih dikejar atau masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Waspada Evali Penyakit Paru-paru akibat Vape, Gejalanya Hampir Mirip Flu dan Pneumonia

Temuan Baru Ilmuwan China, Indikasi Cara Penularan Virus Corona yang Baru

Gus Sholah Ulama Kharismatik Meninggal, Sejumlah Tokoh Kehilangan Sosok Panutan

Para tersangka dalam aksinya, tak segan gunakan atribut pers televisi nasional swasta, KPK, mengaku anggota Badan Intelijen Negara (BIN) lengkap dengan tanda lencana, hingga pasang foto bareng pejabat tinggi negara.

Para tersangka yang ditangkap itu antara lain inisial AS (43) warga Prembun Kebumen, ES (66) warga Kelurahan Pasireurih Kecamatan Tamansari Bogor, dan RD (33) warga Jalan MT Haryono Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan menunjukan tersangka kasus penipuan berkedok perekrutan PNS di Mapolres Kebumen, Senin (3/2/2020).
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan menunjukan tersangka kasus penipuan berkedok perekrutan PNS di Mapolres Kebumen, Senin (3/2/2020). (Istimewa/TribunJateng.com)

Kasus ini terbongkar setelah satu di antara korban Yudi Suhendra (35) warga Desa Prembun Kebumen melapor ke Polres Kebumen dan Ditangani Unit II (Tipiter) Sat Reskrim pimpinan Iptu Ghulam Yanuar.

Ia mengaku dijanjikan akan menjadi PNS setelah menyetorkan uang Rp 150 juta kepada tersangka AS.

Tetapi sejak korban dijanjikan akan jadi PNS pada tahun 2016 hingga sekarang, tak ada kejelasan soal pengangkatannya.

Waspada Evali Penyakit Paru-paru akibat Vape, Gejalanya Hampir Mirip Flu dan Pneumonia

Temuan Baru Ilmuwan China, Indikasi Cara Penularan Virus Corona yang Baru

Gus Sholah Ulama Kharismatik Meninggal, Sejumlah Tokoh Kehilangan Sosok Panutan

Keuntungan tersangka dari hasil kejahatannya ini cukup fantastis.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengatakan, komplotan itu berhasil menggondol uang kurang lebih Rp 2 miliar dari kasus ini.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved