Breaking News:

Inilah Ternyata Beda Lockdown dan PSBB yang Diterapkan Pemprov DKI Jakarta yang Disetujui Menkes

Surat permohonan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diajukan Pemprov DKI Jakarta pada Kamis (02/04/2020) kemarin akhirnya disetujui

Penulis: tidakada008 | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Kompas.com
Dinas Perhubungan Kota Medan menyusun water barrier di ruas Jalan Djamin Ginting - Dr. Mansyur 

POSBELITUNG.CO -- Kemnterian Kesehatan akhirnya menyetujui surat permohonan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diajukan oleh Pemprov DKI Jakarta pada Kamis (02/04/2020) kemarin.

Adapun surat persetujuan tersebut Menteri Kesehatan ( Menkes ) Terawan, pada Senin (06/04/2020) malam.

"Sudah (diteken Menkes). DKI itu mengajukan pertama (permohonan PSBB) kalau tidak salah," terang Kepala Bidang Media dan Opini Publik Kementrian Kesehatan Busroni, seperti yang dikutip Grid.ID dari Kompas.com.

Surat persetujuan yang dikirimkan ke Pemprov DKI Jakarta pada Selasa (07/04/2020) tersebut selanjutnya ditindaklanjuti penerbitan Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/239/2020 tentang Penetapan PSBB di Provinsi DKI Jakarta dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Berdasarkan diktum keempat surat Kepmenkes tersebut, kebijakan PSBB akan mulai berlaku pada tanggal ditetapkannya, yakni Selasa (07/04/2020).

Pakar ini Sebut Indonesia Bakal Alami Puncak Pandemi Virus Corona, Ini Waktu Paling Mengkhawatirkan

Ada beberapa hal yang diatur dalam Kepmenkes tersebut selama pelaksanaan PSBB.

Yakni, pembatasan kegiatan masyarakat untuk mencegah kemungkinan penyebaran Covid-19 sepeti yang tertuang dalam Pasal 13 Kepmenkes tersebut.

Pemda wajib meliburkan sekolah dan tempat kerja, membatasi kegiatan keagamaan, hingga pembatasan kegiatan di tempat umum sesuai dengan peraturan.

Meski dengan sedikit penyesuaian, beberapa tempat kerja tetap diperbolehkan beroperasi seperti misalnya kantor atau instansi tertentu yang memberikan pelayanan terkait pertahanan dan keamanan, ketertiban umum, pelayanan kesehatan, keuangan, komunikasi, industri, hingga kebutuhan dasar lainnya.

Hal inilah yang membedakannya dengan lockdown.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved