Breaking News:

Luhut Tulis Curahan Hatinya :Mengapa di Tengah Pandemi, Ujaran Kebencian & Fitnah Terus Dipelihara?

Satu yang menjadi pembahasannya dalam tulisan curahan hati tersebut adalah soal maraknya ujaran kebencian dan fitnah di tengah pandemi.

TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Menteri Koordinator Kemaritiman RI, Jend. TNI. Purn. Luhut Binsar Panjaitan menghadiri forum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang digelar di Sudirman Center, Grand Sahid Jaya, Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (14/12/2016). Baru-baru ini, Jumat (10/4/2020), Luhut Binsar Pandjaitan mencurahkan isi hatinya tentang keadaan bangsa yang keruh di tengah peperangan terhadap wabah Virus Corona (Covid-19). 

Luhut Tulis Curahan Hatinya :Mengapa di Tengah Pandemi, Ujaran Kebencian & Fitnah Terus Dipelihara?

POSBELITUNG.CO -- Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi ( Menko Maritim dan Investas ) Luhut Binsar Pandjaitan menuliskan curahan hatinya mengenai keadaan bangsa yang keruh di tengah peperangan melawan wabah Virus Corona ( Covid-19 ).

Adapun saatu yang menjadi pembahasannya dalam tulisan curahan hatinya itu adalah soal maraknya ujaran kebencian dan fitnah di tengah pandemi.

"Bukan lagi kritik yang berorientasi kepada pemecahan masalah dan mencari solusi bagi keselamatan negeri tercinta kita," tulis Luhut, seperti dikutip dari akun Instagramnya, Jumat (10/4/2020).

Unggahan curahan hati Luhut itu diberi judul "Setiap Tindakan Ada Konsekuensinya".

Luhut mengatakan, sejumlah komponen bangsa saat ini sedang bergerak bersama mencari solusi untuk mempercepat penanganan wabah Virus Corona.

Kunci Gitar, Chord dan Lirik Lagu Jalan Lurus Gita Gutawa, Mudah Dimainkan

Bagi Luhut, ini adalah misi kemanusiaan dan harus dituntaskan.

Namun, rupanya masih banyak komponen bangsa yang tidak seiring dan seirama dengan gerak langkah ini.

"Saya sungguh menyayangkan tindakan dan ucapan beberapa pihak yang tega menjadikan situasi seperti ini untuk memperkeruh keadaan dengan melakukan serangan-serangan yang tidak berdasar dan malah mengarah ke personal atau pribadi orang lain," tulis Luhut.

Mantan prajurit RPKAD itu pun menegaskan bahwa dirinya bukan antikritik.

Ia menegaskan pula tidak akan membungkam kritik yang muncul.

Luhut hanya ingin seluruh masyarakat Indonesia menjadi warga terdidik dan terbiasa berargumentasi dengan data.

Terungkap Rahasia Mike Tyson Buat Tato, Ternyata untuk Hindari Pertarungan Sebelum Pensiun

"Saya juga ingin bangsa ini menjadi bangsa yang terdidik, yang terbiasa untuk saling kritik dan mendebat dengan fakta dan data yang dapat dipertanggungjawabkan, bukan dengan tuduhan tak berdasar yang menyerang pribadi orang lain," tulis Luhut lagi.

Berikut curahan isi hati seorang Luhut Binsar Panjaitan, selengkapnya:

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved