Breaking News:

Pengunjung Kafe Langsung Mendadak Bubar Setelah Hasil Rapid Test Dua Tamu Positif Covid-19

Para pengunjung di dua kafe langsung bubar setelah mengetahui ada pengunjung yang positif terjangkit virus corona melalui hasil rapid test.

BANGKA POS/RESHA JUHARI
ALAT RAPID TEST - Seorang jurnalis menunjukan alat yang digunakan untuk rapid test di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bangka Belitung, Rabu (8/4/2020). 

POSBELITUNG.CO -- Para pengunjung di dua kafe mendadak langsung bubar setelah mengetahui adanya pengunjung yang positif terjangkit virus corona ( Covid-19 ) melalui hasil rapid test.

Adapun hasil positif covid-19 kepada dua pengunjung itu diketahui setelah tim dokter Polda Jatim melakukan rapid test on the spot di warung kopi (warkop) dan kafe di dua daerah itu.

Dua daerah itu antara lain kawasan Gunungsari dan Karah Surabaya, Jawa Timur ( Jatim ).

Dua pengunjung tersebut sedang nongkrong di warkop terletak di Jalan Raya Gunungsari I, Wonokromo, Surabaya dan sebuah kafe di Jalan Karah, Jambangan, Surabaya.

Dua orang yang dinyatakan positif corona dari hasil rapid test dimasukkan ke mobil ambulans dan dibawa ke RS Bhayangkara.

Amerika Serikat Cetak Rekor Kematian dalam 24 Jam, Gubernur New York Malah Menentang Kebijakan Trump

"Mereka berdua dibawa oleh Bidokkes Polda Jatim ke RS Bhayangkara. (Konfirmasi hasil pemeriksaan) gugus tugas percepatan penangangan COVID-19)," kata Kepala Biro Operasional (Karoops) Polda Jatim Kombes Pol Muhammad Firman di kafe, Jalan Karah, Jambangan, Selasa (14/4/2020).

Firman menerangkan, kegiatan rapid test on the spot ke sejumlah area publik yang lazim menjadi lokasi kerumunan warga, telah diawali oleh Polrestabes Surabaya pada Senin (13/4/2020) kemarin.

Pihaknya akan melakukan kegiatan serupa secara simultan di sejumlah kawasan Kota Surabaya yang ditengarai terdapat banyak pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19, pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pantauan (ODP).

"Mengapa kami mengambil daerah ini karena kami melihat penyebarannya sudah kami peta kan, ini merupakan daerah yang rawan untuk penyebaran," terangnya.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pihaknya akan menerapkan serangkaian protokol pencegahan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved