Breaking News:

Peneliti di Universitas Columbia Kini Kembangkan Lampu UVC Baru Pembunuh Virus Corona, Ini Jelasnya

Bisakah lampu UVC(Ultraviolet-C) tipe baru membunuh virus mematikan saat ini, Covid-19?

AFP / File /USHIO / Handout
Model lampu UVC baru, Care 222, diproduksi oleh anak perusahaan Amerika dari perusahaan Jepang Ushio, yang menyediakan sinar UVC untuk diuji kemampuannya untuk membunuh virus Corona 

Secara paralel, tes sedang dilakukan untuk memastikan sinar ini tidak berbahaya bagi manusia, katanya.

Selama 40 pekan dari sekarang, laboratorium telah bereksperimen dengan tikus dengan paparan sinar UVC selama delapan jam sehari, lima hari dalam seminggu.

“Iintensitas tersebut 20 kali lebih tinggi daripada yang mungkin kita pikirkan untuk digunakan dengan manusia."

Hasil Penelitian?

Setelah menguji mata dan kulit tikus:

"Kami sama sekali tidak menemukan apa-apa; tikus-tikus itu sangat bahagia dan juga sangat imut," kata Brenner.

Percobaan diatur untuk melanjutkan selama 20 minggu lagi.

Temuan tidak dapat sepenuhnya divalidasi oleh komunitas ilmiah sampai semua langkah telah diambil, bahkan jika tim sudah menyerahkan hasil awal ke jurnal Nature.

Dunia Telah Berubah

Tetapi tekanan untuk membuka kembali ekonomi dunia telah menjadi sangat besar, sehingga pabrik-pabrik mempercepat produksi lampu ultraviolet tanpa harus menunggu lagi.

Halaman
1234
Penulis: tidakada008
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved