Breaking News:

Kisruh UU Cipta Kerja

Presiden Jokowi Enggak Gentle, Pergi ke Kalimantan Hindari Buruh, KPBI: Harusnya Hadapi Kami Dong

Presiden Jokowi malah memilih kunker ke Kalimantan Tengah, bukan mendengarkan keluhan buruh dalam unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja.

Editor: Hendra

POSBELITUNG.CO , JAKARTA,  - Di tengah gelombang unjuk rasa buruh menolak UU Cipta Kerja, Presiden Joko Widodo bukannya berada di tempat.

Presiden Jokowi disebut malah menghindar dari massa yang mendemonya agar UU Cipta Kerja dicabut.

Ulah Presiden Jokowi ini pun disayangkan oleh Wakil Ketua Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) Jumisih.

Jokowi malah memilih ke Kalimantan Tengah, bukan mengurus buruh menggelar unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja.

Jumisih menuding, Presiden Jokowi menghindar dari buruh.

Baca Juga:

Buruh Berjuang Demo Tolak UU Cipta Kerja ke Istana, Presiden Jokowi Malah Kunker ke Tempat Ini

Selebgram Sindir Puan Maharani Ketua DPR RI, Oh Ini Perempuan Yang Matiin Microphon

Jokowi Ingkari Buruh RUU Cipta Kerja Disahkan, INGAT Inilah Janjinya Saat Kampanye Pilpres 2019

"Presiden itu menghindar, enggak gentle ya. Harusnya hadapi kami dong yang ingin ketemu," ujar Jumisih kepada Kompas.com, Kamis (8/10/2020).

Jumisih mengatakan, di momen inilah semestinya Presiden Jokowi mendengar aspirasi masyarakat.

Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kanan) meninjau lahan yang akan dijadikan Food Estate atau lumbung pangan baru di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2020). Pemerintah menyiapkan lumbung pangan nasional untuk mengantisipasi krisis pangan dunia.
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kanan) meninjau lahan yang akan dijadikan Food Estate atau lumbung pangan baru di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2020). Pemerintah menyiapkan lumbung pangan nasional untuk mengantisipasi krisis pangan dunia. ((ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK A))

Menurut dia, kunjungan kerja ke daerah sekalipun sebenarnya dapat ditunda karena tuntutan sejumlah elemen masyarakat yang mendesak.

"Katanya Presiden dari rakyat, katanya mau mendengarkan aspirasi rakyat, katanya jadi Presiden untuk rakyat, harusnya itu (menemui buruh) dilakukan," ujar Jumisih.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved