Breaking News:

Jangan Sampai STNK Dihapus Karena Telat Bayar Pajak 2 Tahun, Buruan ke Kantor Samsat, Ada Pemutihan

Aturan baru Kapolri yang sudah disahkan sejak tahun 2012 lalu mengancam pemilik kendaraan bermotor yang tidak membayar pajak selama dua tahun.

Octa Saputra/Grid.ID
ILUSTRASI - Jangan Sampai STNK Dihapus Karena Telat Bayar Pajak 2 Tahun, Buruan ke Kantor Samsat, Ada Pemutihan 

POSBELITUNG.CO - Aturan baru Kapolri yang sudah disahkan sejak tahun 2012 lalu mengancam pemilik kendaraan bermotor yang tidak membayar pajak selama dua tahun.

Satu di antara sanksinya, STNK kendaraan bisa dihapus dari sistem.

Mumpung sedang ada kebijakan pemutihan pajak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, ada baiknya pemilik kendaraan di Negeri Serumpun Sebalai memanfaatkannya agar terhindar dari sanksi aturan baru Kapolri.

Program pemutihan pajak di Babel dimulai 1 November 2020 hingga 31 Januari 2021.

Kebijakan untuk membantu meringankan perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19 itu sesuai dengan surat peraturan gubernur (pergub) 66 tahun 2020 yang ditandatangani per tanggal 21 Oktober 2020.

Baca juga: Aturan Baru Kapolri, STNK Dihapus Kalau Telat Bayar Pajak Selama 2 Tahun

Baca juga: CATAT! 1 November 2020 Mulai Pemutihan Pajak Kendaraan di Bangka Belitung

Kasi Penetapan, Pembukaan dan Pelaporan Samsat (Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap), Pangkalpinang Wedius Virkiyan mengatakan kebijakan pemutihan dimulai 1 November 2020 sampai dengan 31 Januari 2021.

"Selain BBNKB, PKB juga kita bebaskan dari pokok dan sanksi administratif yang tertunggak. Ini merupakan kebijakan pak gubernur bagi yang terkena dampak Covid-19, jadi diberi keringanan untuk pajak kendaraan bemotor dan meningkatkan realisasi juga," jelas Wedius saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Rabu (28/10/2020).

Dijelaskannya, syarat administratif mengikuti pemutihan ini tetap seperti standar biasa.

"Bila BBNKB, kendaraan dibawa karena ada tes fisik. Bila PKB, silahkan datang dengan membawa KTP asli. Seperti biasa dan tidak ada perubahan, cuma kita hapuskan yang menunggak jadi cukup bayar satu tahun," kata Wedius.

Gubernur Babel, Erzaldi Rosman dan Kapolda Babel, Brigjen Pol Istiono menyaksikan simulasi pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui program Samsat Setempoh di Kantor Camat Sijuk, Kabupaten Belitung, Senin (21/1/2019).
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman dan Kapolda Babel, Brigjen Pol Istiono menyaksikan simulasi pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui program Samsat Setempoh di Kantor Camat Sijuk, Kabupaten Belitung, Senin (21/1/2019). (Posbelitung)

Selain itu, pembayaran via online tetap bisa dimanfaatkan. Namun diakuinya, kendala aplikasi Salmonas (Samsat Online Nasional) kadang eror.

Halaman
1234
Penulis: M Ismunadi
Editor: M Ismunadi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved