Biaya Hidup Termahal di DKI Jakarta, Pengeluaran 1 Warga Ibukota = 4 Warga NTT, Ini Penjelasan BPS
Badan Pusat Statistik (BPS) merilis daerah-daerah dengan biaya hidup termahal di Indonesia. DKI Jakarta menempati posisi paling atas.
Biaya Hidup Termahal di DKI Jakarta, Pengeluaran 1 Warga Ibukota = 4 Warga NTT, Ini Penjelasan BPS
POSBELITUNG.CO - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis daerah-daerah dengan biaya hidup termahal di Indonesia.
Perhitungan biaya hidup ini didasarkan atas formula pengeluaran tertinggi per kapita.
Sekadar diketahui, biaya hidup di sebuah kota memengaruhi kesejahteraan para penduduknya.
Sebabnya, tingkat tingginya hidup akan mempengaruhi biaya yang dikeluarkan, terutama yang terkait kebutuhan pokok berupa sandang, pangan, dan papan.
Jika orang-orang yang memiliki penghasilan pas-pasan namun hidup di daerah dengan biaya hidup tinggi, maka pengeluaran akan terasa sangat mencekik.
Di Indonesia, setiap deerah memiliki tingkat biaya hidup yang berbeda-beda.
Baca juga: Bak ABG di Usia 43 Tahun, Lulu Tobing Sebut Buah dan Sayuran Ini Resep Awet Mudanya! Boleh Dicontek
Baca juga: Harus Punya Kantong Tebal, Biaya Hidup di 3 Daerah Ini Termahal di Indonesia
Mengutip data yang dirilis BPS, DKI Jakarta menjadi daerah yang menyandang predikat Biaya Hidup Termahal di Indonesia.
Pengeluaran bukan makanan satu orang penduduk DKI Jakarta sebanding dengan empat orang penduduk Nusa Tenggara Timur.
Berikut ini daftar 3 daerah dengan biaya hidup termahal di Indonesia dikutip dari laman resmi BPS, Senin (14/12/2020).
1. DKI Jakarta

DKI Jakarta ditetapkan BPS sebagai daerah dengan biaya hidup paling mahal di Indonesia.
Sebagai pusat pemerintahan dan pusat bisnis, menjadikan Jakarta sebagai provinsi terpadat di Indonesia.
Hal ini berpengaruh pada biaya hidup yang tinggi, terutama terkait kebutuhan tempat tinggal.
Biaya hidup per kapita sebagaimana dicatat BPS di DKI Jakarta yakni sebesar Rp 2.156.112 per bulan.