KKB Terus Tebar Teror, Saat Lapar Minta Makan Secara Paksa, Warga Ketakutan Pilih Tinggalkan Kampung

Pembunuhan dan kekerasan yang dilakukan oleh KKB di Papua juga menjadi alasan pemerintah menetapkan mereka sebagai organisasi teroris

Tayang:
Editor: Hendra
(Dok Humas Polda Papua)
Dua rumah di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, yang tengah terbakar. Kejadian tersebut dilakukan KKB yang telah berada di lokasi tersebut sejak 8 April 2021, Papua, Selasa (13/4/2021) 

Aksi KKB dari berbagai wilayah di pegunungan Papua sudah berada di sekitar kampung di wilayah Tembagapura, menebar teror dengan menembaki pos penjagaan TNI – Polri, membuat warga merasa terancam.

Tidak hanya merasa terancam, itu juga membuat warga sulit mendapatkan kebutuhan sembako dan layanan kesehatan.

Keputusan warga untuk mengungsi karena mereka tidak ingin peristiwa November 2017 kembali terjadi, ketika itu KKB memasuki kampung mereka hingga akses keluar masuk kampung terputus.

Keputusan warga ini karena tidak menginginkan peristiwa November 2017 kembali terjadi.

Di mana, saat itu KKB sempat memasuki kampung mereka hingga akses keluar masuk kampung terputus.

Kehadiran KKB yang masuk ke perkampungan mereka itulah yang membuat warga ketakutan hingga memilih mengungsi.  (Achmad Nasrudin Yahya, Dhias Suwandi)

Artikel ini telah ditayangkan oleh intisari.grid.id dengan judul: Pantas KKB Papua Dicap Teroris, 790 Warga Desa Papua Saja Lebih Rela Tinggalkan Rumah daripada Beri Mereka Makan, Lagak Mereka saat Gunakan Senjata Ini Pemicunya

Sumber: Intisari
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved