Berita Belitung
Harga Ayam di Belitung Naik Hingga Rp50 Ribu Per Kg, Ini Hitung-hitungan Versi Peternak
Harga daging ayam potong di wilayah Tanjungpandan menembus angka Rp50 ribu per kilo dalam beberapa hari terakhir.
Penulis: Dede Suhendar |
POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Harga daging ayam potong di wilayah Tanjungpandan menembus angka Rp50 ribu per kilo dalam beberapa hari terakhir.
Yahya satu di antara peternak ayam mengatakan banyak faktor yang membuat harga jual melonjak sedemikian rupa.
Mulai dari tingginya harga bibit, pakan, meningkatkan permintaan, banyaknya peternak berhenti karena pandemi Covid-19 hingga himpitan pengusaha besar membuka usaha yang sama.
"Sekarang ini harga ayam di kandang Rp35 ribu kotor, itu pun kadang-kadang Rp33 ribu paling tinggi. Tapi kondisi sekarang harga di kandang, tidak bisa di bawah Rp25 ribu, peternak bisa mati," ujar Yahya yang sudah puluhan tahun beternak ayam itu kepada posbelitung.co, Minggu (3/10/2021).
Ia mengakui Pemda Belitung pernah mengambil langkah melalui Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan dengan program bantuan bibit dan pakan.
Namun program tersebut sudah tidak berjalan dan menjadi pertanyaan bantuan yang diberikan apakah tepat sasaran.
"Jangan sampai yang dapat bantuan itu justru peternak dadakan," ungkapnya.
Berdasarkan pengalamannya puluhan tahun, kondisi saat ini butuh modal besar untuk menghidupi ayam potong.
Menurutnya harga pakan hampir menyentuh Rp500 ribu dan bibit sekitar Rp11 ribu per ekor dengan resiko kematian karena kondisi alam.
Selain itu, peternak harus merawat ayamnya sampai masuk waktu panen selama lima minggu ke depan.
"Orang hanya tahu harga ayam mahal tapi tidak mau tahu bagaimana perjuangan peternak. Dulu ketika saya awal memulai peternakan ayam ini bibit hanya Rp8.000 tapi sekarang tidak ada lagi harga segitu," jelasnya.
Yahya menyarankan agar pemda selaku pemangku kepentingan menentukan harga eceran tertinggi dan terendah khusus ayam potong.
Dalam pembahasannya dibutuhkan kesepakatan antara peternak, pedagang dan instansi terkait.
Sehingga kebijakan yang ambil pemerintah benar-benar win-win solution tanpa memberatkan sebagian pihak.
"Sampai sekarang ini tidak jelas, katanya harga ayam naik tapi patokannya apa karena tidak ada HET. Kalau ada HET nanti harga bisa bermain di kisaran tersebut," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20211003-yahya-peternak-ayam-di-desa-perawas-tanjungpandan-belitung.jpg)