Virus Corona di Bangka Belitung

Bayi 7 Bulan yang Terinfeksi Covid-19 di Belitung Alami Henti Jantung dan Meninggal Dunia

Pasien mengalami perburukan kondisi sehingga dipasang alat bantu nafas ventilator mekanik sekitar pukul 07.30 WIB.

Penulis: Khamelia CC | Editor: Khamelia
Shutterstock
Ilustrasi anak demam. Bayi 7 Bulan yang Terinfeksi Covid-19 di Belitung Alami Henti Jantung dan Meninggal Dunia 

Bagaimana tidak, pandemi yang terjadi karena infeksi SARS-Cov-2 ini telah membuat ratusan orang menderita dan bahkan meninggal dunia.

Apalagi, virus SARS-Cov-2 juga terus bermutasi hingga memunculkan berbagai varian baru, misalnya COVID-19 varian Delta atau COVID-19 varian Lambda yang disebut dapat menyebar lebih cepat.

Akibat perkembangan virus dan penyakit ini, kasus COVID-19 semakin banyak terjadi pada anak dan bayi.

Kementerian Kesehatan RI mencatat bahwa kasus positif COVID-19 di Indonesia pada kelompok anak menanjak mencapai sekitar 11-12 persen.

Bahkan, angka kasus COVID-19 yang dialami anak di Indonesia merupakan yang tertinggi di Asia.

Tentu ini menjadi perhatian bagi orangtua untuk terus membantu anak agar terlindungi dari penyakit ini.

Untuk itu, mengenali gejala, risiko, serta cara pencegahannya merupakan hal penting untuk orangtua ketahui.

Bagaimana anak dan bayi bisa terkena virus SARS-Cov-2?
Sebagaimana orang dewasa, penyebaran virus SARS-Cov-2 pada anak juga terjadi dengan cara yang sama.

Virus ini bisa menyebar dari orang ke orang melalui percikan air liur (droplet) yang keluar dari mulut saat batuk atau bersin melalui kontak dekat.

Artinya, anak Anda bisa terkena virus ini bila menghirup udara yang sudah mengandung virus SARS-Cov-2 dari orang yang terinfeksi.

Selain itu, anak Anda bisa terinfeksi jika menyentuh permukaan benda yang sudah terkena virus SARS-Cov-2.

Virus ini kemudian masuk ke tubuh jika anak secara tidak sengaja menyentuh mata, hidung, atau mulut tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.

Berbeda dengan anak yang lebih besar, bayi yang baru lahir bisa terpapar virus saat proses melahirkan atau setelahnya. Ia mungkin terkena dari ibu atau pengasuh yang terpapar COVID-19.

Gejala COVID-19 pada anak dan bayi yang perlu orangtua ketahui

Halaman
1234
Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved