Sinyal dari Tiga Menteri Pertalite Bakal Naik, Pertamina Sebut Kewenangannya Pemerintah

Menko Perekonomian juga mengatakan bahwa pemerintah tengah mengkaji lebih lanjut kenaikan harga Pertalite dan elpiji 3 kilogram.

Editor: Hendra
KompasOtomotif/Febri Ardani
Petugas SPBU melayani pengisian BBM jenis Pertalite ke kendaraan pembeli 

POSBELITUNG.CO -- Pemerintah baru saja menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax.

Kini dikabarkan lagi bahwa Pertalite, bbm beroktan (RON) 90 juga akan menyusul untuk dinaikkan

Sinyal harga Pertalite naik ini sudah disampaikan oleh tiga orang menteri.

Dikutip Posbelitung.co dari Kompas.com, ketiga orang menteri yang mengabarkan akan menaikkan harga Pertalite yakni Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif.

Lantas, benarkah harga Pertalite akan naik?

Penjelasan Pertamina

Terkait wacana kenaikan BBM bersubsidi Pertalite, Kompas.com menghubungi Pjs. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), Irto Ginting.

Irto menuturkan, penyesuaian harga BBM Pertalite merupakan kewenangan dari pemerintah.

Sebab, melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 37.K/HK.02/MEM.M/2022 yang diteken pada 10 Maret 2022, Pertalite merupakan Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP).

“Pertalite, karena sudah menjadi JBKP, maka kewenangan untuk penyesuaian harga Pertalite ada di pemerintah,” ujar Irto, saat dihubungi Kompas.com pada Sabtu (23/4/2022).

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved