Berita Kriminalitas

Berawal dari Cekcok, Suami di Bangka Tengah Tega Bakar Istri, Ibu Korban Shock Anaknya Dibakar

Seorang suami di Desa Perlang, Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, tega membakar istrinya hidup-hidup pada Sabtu (7/5/2022) pagi.

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra
Pihak keluarga korban saat menceritakan kisah pembakaran AM (25) oleh suaminya sendiri Minggu (8/5/2022) siang di ruang ICU RSUD Bateng, Koba 

POSBELITUNG.CO -- Seorang suami di Desa Perlang, Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tega membakar istrinya hidup-hidup pada Sabtu (7/5/2022) pagi.

Sang istri inisial  AM (27), saat ini harus menjalani perawatan medis usai dibakar oleh suaminya,

Beruntungnya, nyawa AM masih bisa terselamatkan meski harus menderita luka bakar yang cukup serius dan harus menjalani perawatan di RSUD Bangka Tengah.

Dari foto yang beredar, terlihat wajah ibu itu hampir rata dipenuhi oleh luka bakar yang bahkan sudah menjalar hingga ke leher dan bahunya.

Diketahui, peristiwa sadis ini bermula saat korban dan PW (25), pelaku yang tak lain adalah suaminya sendiri terlibat cekcok suatu permasalahan di rumahnya dan disaksikan oleh anak korban yang masih berusia 14 tahun.

Hal itu diutarakan oleh adik korban, Refky (22).

Menurut Refky, kala itu cekcok pasangan suami istri tersebut terjadi saat anak korban sedang tertidur dan kemudian terbangun mendengar pertengkaran hebat ayah dan ibunya itu.

"Anak korban dan pelaku kemudian berteriak melihat tubuh ibunya yang sudah diselimuti api," ucap Refky kepada Bangkapos.com.

Refky sendiri mengaku bahwa dirinya kurang tau pasti perihal apa yang bisa menyebabkan cekcok yang berujung pembakaran hidup-hidup itu.

Sementara itu, dari info yang berhasil dihimpun Bangkapos.com, diketahui bahwa saat ini pelaku masih buron dan diduga melarikan diri melalui Pelabuhan Sungaiselan.

Kasatreskrim Polres Bateng, AKP Wawan Suryadinata menyebutkan bahwa pihaknya sudah melacak lokasi pelaku yang saat ini berada di luar daerah, tepatnya diluar Provinsi Bangka Belitung.

"Kebetulan sekarang saya lagi cuti, tapi saya dapat laporan dari anggota bahwa memang ada KDRT yang berujung pembakaran. Yang pasti, informasi yang kami dapat, pelakunya sekarang ada di luar daerah," ucap AKP Wawan saat dihubungi Bangkapos.com, Sabtu (7/5/2022) malam.

Untuk itu, pihaknya masih terus melakukan tahap penyelidikan dan mengklaim sudah mengetahui lokasi pelaku.

Ketika ditanya soal kabar pelaku yang diduga kabur lewat Pelabuhan Sungaiselan,  Wawan belum bersedia memberikan keterangan lanjutan dengan alasan takut akan mengganggu proses penangkapan.

Halaman
123
Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved